Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

07/16/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/17/2026 02:17

Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global 'IFT FIRST 2026', KJRI Chicago Dukung Kiprah Tal ...

Berita
Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global "IFT FIRST 2026", KJRI Chicago Dukung Kiprah Talenta Pangan Nasional
Tanggal
16 Juli 2026
Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global "IFT FIRST 2026", KJRI Chicago Dukung Kiprah Talenta Pangan Nasional

Delegasi mahasiswa dari IPB University dan SCU Semarang sukses menjadi finalis dalam ajang bergengsi DSDC Product Development Competition di Chicago. Dukungan penuh KJRI Chicago menegaskan komitmen perwakilan dalam mendorong talenta pangan nasional masuk ke dalam rantai pasok global.

1 / 8
arrow_back arrow_forward

Chicago, Amerika Serikat - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Chicago memberikan dukungan dan fasilitasi penuh kepada delegasi mahasiswa Indonesia yang berhasil mengharumkan nama bangsa sebagai finalis Developing Solutions for Developing Countries (DSDC) Product Development Competition (15/07). Kompetisi internasional ini merupakan bagian dari rangkaian IFT FIRST Annual Event and Expo 2026 yang berlangsung pada 12-15 Juli 2026 di McCormick Place Convention Center, Chicago. Delegasi Indonesia terdiri atas mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor dan Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang yang lolos setelah melalui proses seleksi proposal yang sangat kompetitif.

Pada babak final, para mahasiswa mempresentasikan inovasi dan hasil penelitian mereka di hadapan dewan juri internasional serta komunitas ilmu dan teknologi pangan global. Kompetisi DSDC sendiri diselenggarakan oleh Institute of Food Technologists Student Association (IFTSA) dan disponsori oleh Cargill dengan tujuan mendorong mahasiswa mengembangkan solusi inovatif bagi tantangan ketahanan pangan, nutrisi, dan keberlanjutan di negara berkembang. Pada penyelenggaraan tahun ini, hanya terdapat enam kelompok dari empat negara yang berhasil menembus babak final, yaitu Indonesia, Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.

Dalam ajang ini, mahasiswa IPB University membawa inovasi pemanfaatan limbah pohon sagu untuk dijadikan makanan kemasan papeda guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal di Maluku Utara melalui sektor UMKM. Sementara itu, mahasiswa SCU Semarang menghadirkan inovasi berupa pemanfaatan dedak dan limbah kedelai (okara) menjadi produk bihun kemasan alternatif. Kedua karya ilmiah tersebut lahir sebagai solusi berbasis pangan lokal untuk menjawab karakteristik dan pola konsumsi masyarakat Indonesia.

Selama mengikuti rangkaian acara, para mahasiswa tidak hanya mempresentasikan karya ilmiah, tetapi juga berinteraksi dengan peneliti, akademisi, dan pelaku industri pangan dari berbagai negara melalui sesi jejaring (networking). Ajang IFT FIRST 2026 sebagai pameran teknologi pangan terbesar di dunia ini turut dihadiri oleh berbagai perusahaan multinasional terkemuka seperti Cargill, Kraft Heinz, Mondelez International, Ingredion, Bunge, General Mills, Coca-Cola, Danone, Ferrero, Hershey, Kellanova, dan Conagra Brands. Kehadiran raksasa industri tersebut membuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan sektor pangan sekaligus membangun jejaring profesional berskala global.

Dukungan KJRI Chicago kepada delegasi mahasiswa merupakan bagian dari komitmen perwakilan dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta mempromosikan talenta nasional agar mampu masuk ke dalam global supply chain. KJRI Chicago berharap pencapaian membanggakan ini dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa di tanah air untuk berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional demi membuka akses kolaborasi riset di masa depan. Selain itu, para mahasiswa yang telah memiliki pengalaman kompetisi internasional diharapkan dapat membagikan ilmu mereka sekembalinya ke tanah air untuk berkontribusi dalam pembentukan ekosistem pangan di Indonesia.

Sumber: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Chicago

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on July 16, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on July 17, 2026 at 08:17 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]