04/22/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/23/2026 02:24
Madinah, Arab Saudi - Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jemaah haji Indonesia tiba di Madinah dengan layanan yang berjalan tertib dan lancar, pada Rabu (22/4). Kloter 1 Embarkasi Yogyakarta (YIA) sebanyak 360 jemaah tiba pukul 06.20 waktu Arab Saudi (WAS), disusul kloter 1 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) berjumlah 391 jemaah pada pukul 06.50 WAS dengan skema Makkah Route (fast track). Selanjutnya, kloter 1 Embarkasi Kualanamu (KNO) tiba pada pukul 10.00 WAS.
Kedatangan jemaah di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah disambut oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B. Ambary, bersama Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi, Kepala Daerah Kerja Madinah, serta jajaran petugas lainnya.
Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Arab Saudi dalam penerapan layanan Makkah Route yang mempercepat proses keimigrasian jemaah. "Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Arab Saudi yang memungkinkan proses keimigrasian berjalan cepat melalui skema fast track. Ke depan, diharapkan semakin banyak jemaah yang dapat merasakan kemudahan layanan ini," ujarnya.
Makkah Route merupakan layanan kerja sama antara otoritas Indonesia dan Arab Saudi yang memungkinkan proses keimigrasian, seperti pemeriksaan paspor, visa, dan bea cukai yang dilakukan di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan skema ini, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi melalui antrean pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung menuju transportasi menuju akomodasi.
Selain itu, pembagian kartu Nusuk sejak di Tanah Air turut mempermudah jemaah dalam menjalankan ibadah selama di Arab Saudi. Para jemaah juga ditempatkan dengan skema satu kloter satu hotel yang berlokasi di kawasan strategis sekitar Masjid Nabawi, sehingga memudahkan akses ibadah selama masa tinggal di Madinah.
Kepala Daerah Kerja Madinah memastikan seluruh proses kedatangan berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Hal ini menjadi awal yang positif bagi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Secara keseluruhan, penyelenggaraan transportasi udara haji tahun ini melibatkan dua maskapai, yaitu Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, yang bersama-sama mendukung kelancaran mobilisasi jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi.
KJRI Jeddah akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelayanan yang optimal bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi.
Sumber: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah