02/04/2026 | Press release | Distributed by Public on 02/03/2026 20:44
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1816 |
0.13% |
|
GBPUSD |
1.3694 |
0.12% |
|
AUDUSD |
0.7020 |
0.23% |
|
NZDUSD |
0.6044 |
0.12% |
|
USDJPY |
155.71 |
0.30% |
|
USDCHF |
0.7765 |
-0.28% |
|
USDCAD |
1.3645 |
-0.10% |
|
GOLDUD |
4959.76 |
1.89% |
|
USD/IDR |
16,795 |
-0.18% |
Fokus NZD/USD:
Rabu, 04 Februari 2026 - Kiwi dibuka di 0.6044 dan naik 0.12%. Pergerakan NZD/USD yang bertahan di area penguatan mencerminkan kombinasi sentimen eksternal yang relatif mendukung dan tekanan domestik yang masih membayangi. Dari sisi global, melemahnya Dolar AS menjadi faktor utama yang memberi ruang bagi Dolar Selandia Baru untuk menguat. Ketidakpastian kebijakan di Amerika Serikat, termasuk dinamika fiskal dan penundaan rilis data ekonomi penting akibat gangguan administrasi pemerintah, membuat investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berbasis dolar. Dalam kondisi seperti ini, mata uang yang dipersepsikan lebih stabil atau memiliki eksposur positif terhadap siklus global, termasuk NZD, mendapat aliran minat meskipun secara fundamental domestik belum sepenuhnya kuat.
Selain itu, sentimen terhadap NZD turut ditopang oleh membaiknya indikator ekonomi dari China, yang merupakan mitra dagang terbesar Selandia Baru. Aktivitas sektor jasa China yang menunjukkan ekspansi memberikan harapan bahwa permintaan eksternal terhadap komoditas dan produk Selandia Baru dapat tetap terjaga. Faktor ini menjadi penyeimbang penting bagi kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi domestik. Dalam konteks global yang masih diliputi ketidakpastian geopolitik dan kebijakan, hubungan dagang yang erat dengan China memberikan bantalan sentimen tersendiri bagi Dolar Selandia Baru.
Namun demikian, tekanan dari dalam negeri tidak bisa diabaikan. Kenaikan tingkat pengangguran ke level tertinggi dalam hampir satu dekade menjadi sinyal jelas bahwa aktivitas ekonomi Selandia Baru tengah kehilangan momentum. Kondisi pasar tenaga kerja yang melemah mencerminkan tekanan pada sektor bisnis dan konsumsi rumah tangga, yang pada akhirnya dapat membatasi ruang pemulihan ekonomi dalam waktu dekat. Situasi ini membuat pelaku pasar semakin berhati-hati dalam memandang prospek jangka menengah NZD, karena melemahnya fundamental domestik berpotensi menahan penguatan lebih lanjut.
Ke depan, arah NZD/USD akan sangat bergantung pada dinamika eksternal dan respons kebijakan global, ketimbang dorongan dari dalam negeri. Selama ketidakpastian di Amerika Serikat masih membebani Dolar AS dan sentimen global tidak memburuk secara signifikan, NZD berpeluang mempertahankan posisi relatif kuat. Namun, tanpa perbaikan nyata pada kondisi ekonomi domestik, khususnya pasar tenaga kerja dan pertumbuhan, penguatan tersebut cenderung bersifat rapuh. Dengan kata lain, NZD/USD saat ini lebih digerakkan oleh pelemahan USD ketimbang kekuatan fundamental Selandia Baru itu sendiri, sehingga pergerakannya tetap rentan terhadap perubahan sentimen global.
Penguatan masih terbatas, dengan support terdekat di 0.6000 dan resistance di 0.6085.
EURUSD - Euro dibuka di 1.1816 dan menguat 0.13%. Euro kembali tertekan terhadap Dolar AS setelah gagal mempertahankan penguatan sebelumnya. Penguatan USD dipicu oleh kombinasi data manufaktur Amerika Serikat yang solid serta meredanya ketidakpastian global, terutama setelah tercapainya sejumlah kesepakatan dagang AS dengan mitra strategis seperti India dan China. Kondisi ini memperkuat persepsi bahwa perekonomian AS masih berada pada jalur pertumbuhan yang sehat, sehingga minat terhadap aset berbasis dolar meningkat. Di sisi lain, sentimen risiko global yang cenderung hati-hati mendorong investor kembali ke mata uang safe haven, memberikan tekanan tambahan pada Euro. Dari sisi Eropa, pasar masih bersikap wait and see menjelang keputusan kebijakan European Central Bank (ECB). Inflasi kawasan Euro yang diperkirakan melandai memperkuat pandangan bahwa ECB tidak berada dalam posisi mendesak untuk bersikap lebih ketat. Ketidakpastian arah kebijakan ini membuat Euro kehilangan katalis positif jangka pendek. Selama pasar global lebih fokus pada ketahanan ekonomi AS dan stabilitas geopolitik yang membaik, EUR/USD cenderung bergerak defensif dan kesulitan membangun momentum penguatan berkelanjutan. Penguatan masih terbatas, dengan support terdekat di 1.1775 dan resistance di 1.1865.
GBPUSD - Poundsterling dibuka di 1.3694 dan naik 0.12%. Pound Sterling relatif lebih tangguh dibanding Euro, namun tetap bergerak terbatas di tengah dominasi sentimen global yang menguntungkan Dolar AS. Pelaku pasar cenderung menahan posisi besar menjelang keputusan Bank of England (BoE), yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga. Data manufaktur Inggris yang membaik memberi bantalan bagi Pound, mencerminkan adanya perbaikan aktivitas ekonomi dan optimisme pelaku usaha, terutama dari sisi ekspor dan permintaan domestik. Meski demikian, tekanan tetap datang dari faktor eksternal. Penguatan Dolar AS yang dipicu oleh data ekonomi kuat dan perubahan ekspektasi kebijakan Federal Reserve membuat ruang penguatan GBP/USD menjadi terbatas. Selain itu, inflasi Inggris yang masih relatif tinggi menjaga BoE tetap berhati-hati, sehingga arah kebijakan ke depan belum sepenuhnya jelas. Kombinasi faktor domestik yang cukup solid namun tertahan oleh sentimen global membuat GBP/USD cenderung bergerak sideways dengan bias menguat terbatas. Pergerakan cenderung stabil, dengan support terdekat di 1.3645 dan resistance di 1.3745.
AUDUSD - Dolar Australia dibuka di 0.7020 dan menguat 0.23%. Dolar Australia menunjukkan kinerja yang kuat dan menonjol dibanding mata uang utama lainnya, terutama setelah Reserve Bank of Australia (RBA) secara tegas menaikkan cash rate ke level 3,85%. Keputusan ini menegaskan perubahan sikap RBA yang lebih hawkish, seiring meningkatnya tekanan inflasi dan menguatnya permintaan domestik. Pasar menilai langkah RBA sebagai sinyal bahwa otoritas moneter Australia lebih fokus menjaga stabilitas harga, meskipun risiko perlambatan global masih ada. Selain faktor domestik, AUD juga mendapat dukungan dari membaiknya data ekonomi China, sebagai mitra dagang utama Australia. Kombinasi kebijakan moneter yang lebih ketat dan prospek pertumbuhan regional yang relatif stabil membuat AUD/USD mampu bertahan dan menguat meskipun Dolar AS secara umum masih kuat. Selama ekspektasi kebijakan RBA tetap lebih ketat dibanding The Fed, AUD/USD berpotensi tetap resilien dalam jangka menengah. Sentimen positif masih terjaga, dengan support di 0.6975 dan resistance terdekat di 0.7065.
USDJPY - Yen Jepang melemah terhadap dolar AS, dengan USDJPY dibuka di 155.71 dan naik 0.30%. USD/JPY melanjutkan penguatan seiring melemahnya Yen Jepang yang dibebani ketidakpastian politik dan kebijakan fiskal domestik. Sikap pemerintah Jepang yang relatif toleran terhadap pelemahan Yen, demi mendukung sektor ekspor, mengurangi urgensi intervensi langsung di pasar valuta asing. Di saat yang sama, pasar menilai Bank of Japan masih akan bergerak sangat bertahap dalam normalisasi kebijakan, meskipun tekanan inflasi mulai meningkat. Dari sisi AS, sentimen terhadap Dolar semakin menguat setelah muncul ekspektasi bahwa kepemimpinan Federal Reserve ke depan akan lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga. Ketahanan data ekonomi AS memperlebar persepsi perbedaan fundamental antara AS dan Jepang. Selama ketimpangan arah kebijakan moneter ini bertahan, USD/JPY cenderung tetap berada dalam fase penguatan dengan volatilitas yang dijaga oleh potensi intervensi otoritas Jepang. Bias penguatan masih terlihat, dengan support di 155.10 dan resistance terdekat di 156.30.
USDCHF - Mata uang Swiss Franc dibuka di 0.7765 dan melemah -0.28%. USD/CHF mengalami tekanan seiring meningkatnya permintaan terhadap Franc Swiss sebagai aset safe haven. Ketidakpastian politik di Amerika Serikat, termasuk isu shutdown dan penundaan rilis data ekonomi penting, mendorong investor mencari mata uang yang dianggap lebih stabil secara institusional. Franc Swiss kembali memainkan perannya sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian global. Di sisi lain, meskipun data ekonomi AS menunjukkan kinerja yang solid, sentimen tersebut belum cukup kuat untuk sepenuhnya menahan arus masuk ke CHF. Faktor geopolitik, termasuk potensi ketegangan di Timur Tengah, turut memperkuat permintaan terhadap aset aman. Selama ketidakpastian politik dan geopolitik global masih membayangi, USD/CHF berpotensi tetap berada dalam tekanan dengan kecenderungan pelemahan moderat. Tekanan jual masih mendominasi, dengan support terdekat di 0.7725 dan resistance di 0.7815.
USDCAD - Mata uang Loonie dibuka di 1.3645 dan turun -0.10%. Dolar AS justru melemah terhadap Dolar Kanada, seiring meningkatnya sensitivitas pasar terhadap kondisi domestik Kanada dan dinamika politik AS. Data ekonomi Kanada yang menunjukkan perlambatan memang membatasi penguatan CAD, namun meredanya risiko politik AS setelah berakhirnya partial government shutdown turut menekan daya tarik Dolar AS sebagai safe haven. Pasar mulai kembali menimbang fundamental masing-masing negara secara lebih seimbang. Selain itu, ketidakpastian arah kebijakan perdagangan AS dan dampaknya terhadap Kanada membuat pelaku pasar berhati-hati. Bank of Canada yang cenderung menahan suku bunga memberikan stabilitas bagi CAD, meskipun prospek pertumbuhan belum sepenuhnya solid. Dalam kondisi ini, USD/CAD cenderung bergerak melemah secara bertahap, mengikuti fluktuasi sentimen global dan perkembangan kebijakan fiskal AS. Pergerakan cenderung korektif, dengan support di 1.3600 dan resistance terdekat di 1.3695.
|
Jam |
Pair |
Data |
Actual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
4:30am |
USD |
API Weekly Statistical Bulletin |
- |
- |
- |
|
4:45am |
NZD |
Employment Change q/q |
0.5% |
0.3% |
0.0% |
|
4:45am |
NZD |
Unemployment Rate |
5.4% |
5.3% |
5.3% |
|
4:45am |
NZD |
Labor Cost Index q/q |
0.4% |
0.5% |
0.5% |
|
5:56am |
NZD |
GDT Price Index |
6.7% |
- |
1.5% |
|
7:00am |
NZD |
ANZ Commodity Prices m/m |
2.0% |
- |
-2.1% |
|
8:45am |
CNY |
RatingDog Services PMI |
52.3 |
52 |
52 |
|
12:10pm |
AUD |
RBA Assist Gov Jones Speaks |
- |
- |
- |
|
3:15pm |
EUR |
Spanish Services PMI |
- |
56.6 |
57.1 |
|
3:45pm |
EUR |
Italian Services PMI |
- |
51.3 |
51.5 |
|
3:50pm |
EUR |
French Final Services PMI |
- |
47.9 |
47.9 |
|
3:55pm |
EUR |
German Final Services PMI |
- |
53.3 |
53.3 |
|
4:00pm |
EUR |
Final Services PMI |
- |
51.9 |
51.9 |
|
4:30pm |
GBP |
Final Services PMI |
- |
54.2 |
54.3 |
|
5:00pm |
EUR |
Core CPI Flash Estimate y/y |
- |
2.3% |
2.3% |
|
5:00pm |
EUR |
CPI Flash Estimate y/y |
- |
1.7% |
1.9% |
|
5:00pm |
EUR |
PPI m/m |
- |
-0.3% |
0.5% |
|
5:00pm |
EUR |
Italian Prelim CPI m/m |
- |
0.4% |
0.2% |
|
8:15pm |
USD |
ADP Non-Farm Employment Change |
- |
46K |
41K |
|
9:45pm |
USD |
Final Services PMI |
- |
52.5 |
52.5 |
|
10:00pm |
USD |
ISM Services PMI |
- |
53.5 |
54.4 |
|
10:30pm |
USD |
Crude Oil Inventories |
- |
-2.0M |
-2.3M |