07/05/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/05/2026 21:25
Miri, Malaysia - Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Sanggar Tari Rumah Pintar Panyakalan, Solok, menampilkan seni tradisi Minangkabau kepada masyarakat Malaysia dan wisatawan mancanegara pada festival Taste of Borneo Cultural Carnival (TOBC) 4.0 di Miri, Sarawak (04/07). Penampilan seni berupa tari piring dan atraksi api ini merepresentasikan nilai ketangkasan, keharmonisan, serta filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun.
Pada malam pertunjukan budaya tersebut, delegasi Indonesia tampil bersama perwakilan seni dari Tiongkok, Brunei Darussalam, dan Negara Bagian Sabah, Malaysia. Masing-masing delegasi berkesempatan menampilkan kekayaan warisan budaya negaranya di hadapan publik internasional.
Keikutsertaan Indonesia pada TOBC 4.0 difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching yang bekerja sama dengan Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (GEBU Minang). Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM).
Selain menampilkan pertunjukan seni budaya, Indonesia menghadirkan tujuh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Sumatera Barat. Para pelaku usaha tersebut mempromosikan berbagai produk unggulan daerah, seperti rendang, kopi, rempah-rempah, wastra (kain tradisional), dan kerajinan tangan khas Minangkabau.
Dalam sambutannya pada pembukaan festival, Konsul Jenderal RI di Kuching, Dr. Abdullah Zulkifli, menyampaikan bahwa TOBC 4.0 menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan persahabatan, mengenalkan kekayaan budaya, serta membangun kesepahaman bersama masyarakat antarbangsa.
Melalui partisipasi ini, Indonesia membawa tema "Taste of Minangkabau" ke Miri sebagai bagian dari upaya mengenalkan potensi pariwisata, seni pertunjukan, dan kuliner khas Sumatera Barat kepada masyarakat Sarawak serta komunitas internasional. Sumatera Barat memiliki keindahan alam dan warisan kuliner yang telah dikenal luas, termasuk rendang sebagai salah satu ikon gastronomi Indonesia.
Konsul Jenderal RI juga mengundang masyarakat Sarawak dan wisatawan mancanegara untuk berkunjung langsung ke Sumatera Barat guna menikmati keindahan alam serta keramahan masyarakat Minangkabau secara langsung.
Partisipasi pada TOBC 4.0 ini diharapkan dapat terus mendorong pemanfaatan seni budaya sebagai sarana penguat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Di samping itu, kegiatan ini ditujukan untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk UMKM dan sektor pariwisata Indonesia di tingkat global.
Sumber: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching