06/05/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/04/2026 22:23
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1615 |
-0.02% |
|
GBPUSD |
1.3429 |
-0.05% |
|
AUDUSD |
0.7136 |
-0.34% |
|
NZDUSD |
0.5867 |
-0.19% |
|
USDJPY |
160.02 |
-0.06% |
|
USDCHF |
0.7895 |
-0.04% |
|
USDCAD |
1.3901 |
0.05% |
|
GOLDUD |
4,474.18 |
-0.44% |
|
COFU |
92.82 |
0.34% |
|
USD/IDR |
18,034 |
0.00% |
Jumat, 05 Juni 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak menguat dipicu oleh sentimen dari data penurunan ekspor minyak Iran dan gangguan di terminal minyak Oman. Selain itu, proyeksi optimis OPEC akan pertumbuhan permintaan turut menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Iran hanya mengekspor 209.000 bph minyak mentah dan kondensat pada bulan Mei, turun dari 1,34 juta bph pada bulan April dan hampir 1,9 juta bph pada bulan Maret, ungkap data pengiriman terbaru dari Vortexa. Angka ekspor tersebut merupakan level terendah sejak tahun 2019-2020, dan sekitar 67 juta barel minyak mentah dan kondensat Iran masih terperangkap di Teluk Persia dan Teluk Oman karena blokade oleh angkatan laut AS, ujar Kpler.
Masih dari Timur Tengah, Terminal Mina al Fahal di Oman telah menangguhkan pemuatan minyak menyusul ledakan di dekat dermaga yang diduga karena serangan drone, kata dua orang yang mengetahui masalah tersebut pada hari Jumat.
Dukungan lainnya datang dari OPEC yang melihat tidak ada tanda-tanda penurunan permintaan minyak meskipun terjadi konflik di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz, diperkirakan pertumbuhan akan tetap kuat, mencapai 1,2 juta bph untuk tahun ini, kata Sekretaris Jenderal Haitham Al Ghais pada hari Kamis.
Sementara itu, Hizbullah pada hari Kamis menyatakan menolak rencana gencatan senjata Israel - Lebanon yang diumumkan di Washington, pasca serangan terbaru Israel yang menewaskan 4 orang di Lebanon. Pemimpin Hizbullah, Naim Kassem, menegaskan tidak akan menarik pasukannya dari Lebanon selatan. Penolakan tersebut turut meredupkan harapan akan kemajuan dalam negosiasi damai antara AS dengan Iran.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $96 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $91 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
19:30 |
USA - Unemployment Rate |
4.3% |
4.3% |
|
|
19:30 |
USA - Non Farm Payrolls |
85K |
115K |