09/18/2026 | Press release | Distributed by Public on 09/17/2026 20:52
Jakarta, Indonesia - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia secara resmi menutup Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) 2026 di Aula Latief Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pada Rabu (16/9). Mengusung tema "Celebrating Cultural Strength, Inspiring Global Youth", BSBI 2026 diikuti oleh 12 peserta dari negara-negara ASEAN seperti Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.
Selama 45 hari, para peserta mempelajari seni, budaya, Bahasa Indonesia dan kuliner, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Sebagaimana pada tahun sebelumnya, penyelenggaraan BSBI 2026 merupakan kerja sama antara Kemlu dengan UNJ.
Rangkaian penutupan BSBI 2026 ditandai dengan pertunjukan seni budaya oleh para peserta sebagai refleksi pengalaman selama mengikuti program pembelajaran dan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia sekaligus refleksi.
Acara penutupan dihadiri oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Pembangunan Manusia Kemlu, Duta Besar Filipina untuk Indonesia, Duta Besar Kamboja untuk Indonesia, Korps Diplomatik dari negara-negara ASEAN, Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN Kemlu, Plh. Direktur Diplomasi Publik Kemlu, Sekretaris Universitas Negeri Jakarta, Wakil Rektor IV UNJ, serta sivitas akademika UNJ.
Dalam sambutannya, Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Bapak Heru H. Subolo, menegaskan bahwa budaya bukan semata-mata warisan masa lalu, tetapi juga kekuatan yang mampu menghubungkan masyarakat melampaui batas negara, bahasa, dan perbedaan.
"BSBI bukan sekadar program pembelajaran seni dan budaya, melainkan jembatan yang mempererat hubungan antarmasyarakat dan antarbangsa, sekaligus menjadi bagian penting dari diplomasi publik Indonesia," ujar Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik.
Menurutnya, interaksi dan persahabatan antargenerasi muda melalui BSBI turut memperkuat people-to-people connectivity sebagai salah satu fondasi Komunitas ASEAN. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2003, BSBI telah menghasilkan 1.093 alumni dari 85 negara yang menjadi jejaring global sahabat Indonesia.
Sekretaris UNJ, Prof. Dr. Suyono, menyampaikan bahwa keterlibatan UNJ dalam BSBI merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui pendidikan dan pertukaran budaya. Para peserta diharapkan dapat membagikan pengalaman mereka serta berperan sebagai duta budaya dan jembatan persahabatan antara Indonesia dan negara masing-masing.
Melalui program BSBI ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan budaya sebagai instrumen diplomasi yang inklusif serta memperkuat persahabatan dan kerja sama di kawasan.
Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia