ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange

02/26/2026 | Press release | Distributed by Public on 02/25/2026 20:38

Emas Rebound, Tarif AS dan Iran Jadi Penopang

Emas Rebound, Tarif AS dan Iran Jadi Penopang
Thursday, 26 February 2026

INDIKATOR HARGA

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1810

0.15%

GBPUSD

1.3557

0.13%

AUDUSD

0.7121

0.21%

NZDUSD

0.5996

0.27%

USDJPY

156.36

-0.37%

USDCHF

0.7722

-0.16%

USDCAD

1.3676

-0.12%

GOLDUD

5173.57

0.48%

USD/IDR

16,808

0.00%

Fokus Emas:

  1. Eskalasi kebijakan tarif AS dan risiko inflasi
  2. Ketegangan geopolitik AS-Iran dan permintaan safe haven

Kamis, 26 Februari 2026- Harga emas naik di kisaran US$5.173 per troy ons pada awal sesi perdagangan, melanjutkan rebound setelah sempat terkoreksi akibat aksi ambil untung dan penguatan dolar AS sehari sebelumnya. Pemulihan ini didorong kembali oleh meningkatnya permintaan safe haven, seiring kekhawatiran pasar bahwa kebijakan tarif baru Amerika Serikat berpotensi memicu tekanan inflasi global.

Dari sisi fundamental, pemerintah AS resmi memberlakukan tarif impor global sementara sebesar 10%, dengan sinyal kenaikan hingga 15% sebagaimana disampaikan pejabat Gedung Putih dan ditegaskan Perwakilan Dagang AS. Presiden Donald Trump dalam pidato kenegaraan juga menekankan komitmen mempertahankan struktur tarif dan investasi strategis. Pasar menilai kebijakan ini berpotensi mendorong imported inflation dan memperumit jalur disinflasi The Fed, sehingga menopang emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Dalam waktu dekat, pelaku pasar juga menantikan rilis data US Core PCE Price Index dan data klaim pengangguran mingguan yang dapat memengaruhi ekspektasi suku bunga.

Di sisi geopolitik, ketegangan AS-Iran kembali meningkat menjelang putaran ketiga perundingan nuklir di Jenewa pada 26 Februari. AS telah menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 30 entitas yang dituduh mendukung sektor minyak dan persenjataan Iran, sementara Gedung Putih menegaskan tidak akan membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir. Kombinasi risiko konflik militer, ketidakpastian tarif, dan prospek pemangkasan suku bunga The Fed yang saat ini diperkirakan hanya 1-2 kali pada 2026, menjaga bias harga emas tetap cenderung positif namun volatil dalam jangka pendek.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $5.122 hingga $5.080, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.211 hingga $5.258. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.991, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.347.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:20am

USD

FOMC Member Musalem Speaks

-

-

-

8:30pm

USD

Unemployment Claims

-

217K

206K

10:00pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

10:30pm

USD

Natural Gas Storage

-

-36B

-144B

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange published this content on February 26, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on February 26, 2026 at 02:38 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]