Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

01/30/2026 | Press release | Distributed by Public on 01/29/2026 20:48

Kementerian Luar Negeri Raih Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI, Perkuat Rekam Jejak Pelayanan Pub ...

Berita
Kementerian Luar Negeri Raih Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI, Perkuat Rekam Jejak Pelayanan Publik Bebas Maladministrasi
Tanggal
30 Januari 2026
Kementerian Luar Negeri Raih Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI, Perkuat Rekam Jejak Pelayanan Publik Bebas Maladministrasi

Jakarta, Indonesia - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam penyelenggaraan pelayanan publik dengan meraih Opini Kualitas Tertinggi (Kategori Kementerian) dari Ombudsman Republik Indonesia (29/1).

1 / 4
arrow_back arrow_forward

Jakarta, Indonesia - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam penyelenggaraan pelayanan publik dengan meraih Opini Kualitas Tertinggi (Kategori Kementerian) dari Ombudsman Republik Indonesia (29/1). Capaian ini menegaskan konsistensi Kemlu dalam menjaga kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik maladministrasi.

Proses penilaian dilakukan kepada Direktorat Konsuler dan Direktorat Pelindungan WNI, keduanya merupakan Satuan Kerja di Ditjen Protokol dan Konsuler (DJPK). Berdasarkan penilaian yang dilakukan pada Oktober 2025, Kemlu mendapatkan penghargaan Kualitas Tertinggi untuk kategori Kementerian. Penilaian ini dilakukan terhadap 38 Kementerian dimana 5 Kementerian mendapat opini Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi, dan 3 Kementerian (termasuk Kemlu) mendapat opini Kualitas Tertinggi.

Capaian ini melengkapi rekam jejak positif Kemlu dalam penilaian pelayanan publik. Pada tahun 2023, Kemlu berhasil meraih peringkat pertama pada Penghargaan Zona Hijau Pelayanan Publik dan pada tahun 2024 meraih peringkat ketiga, yang menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik serta komitmen berkelanjutan dalam perbaikan kualitas layanan.

Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Andy Rahmianto, yang hadir mewakili Menteri Luar Negeri, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan tata kelola pelayanan publik yang dilakukan secara konsisten.

"Opini Kualitas Tertinggi 2025 dari Ombudsman RI, serta capaian Zona Hijau pada tahun 2024, merupakan pengakuan atas komitmen Kementerian Luar Negeri- khususnya Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler-dalam menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga dijalankan dengan integritas dan bebas dari praktik maladministrasi," ujar Andy.

Mulai tahun 2025, Ombudsman RI melakukan transformasi pendekatan penilaian dari Survei Kepatuhan Pelayanan Publik menjadi Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, dimana penghargaan diberikan kepada lokus dengan Kualitas Tertinggi Tanpa Maladministrasi dan Kualitas Tertinggi, yang dibagi dalam 5 kategori yakni Kementerian, Lembaga, Provinsi, Pemerintah Kota, dan Pemerintah Kabupaten. Pendekatan ini menekankan bahwa pelayanan publik yang berkualitas harus disertai dengan integritas prosedur serta bebas dari maladministrasi guna menjamin kepastian hukum dan melindungi masyarakat dari potensi kerugian. Kemlu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pelindungan WNI, sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan publik dan memastikan kehadiran negara dalam setiap layanan yang diberikan kepada Masyarakat, baik di dalam maupun di seluruh Perwakilan RI di luar negeri.

Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on January 30, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on January 30, 2026 at 02:48 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]