04/02/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/02/2026 07:31
Seoul, Republik Korea - Republik Indonesia dan Republik Korea secara resmi menandai era baru hubungan bilateral, melalui kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Seoul (1/4). Kunjungan ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memegang status Special Comprehensive Strategic Partnership dengan Republik Korea.
Pada rangkaian pertemuan yang berlangsung di Seoul, Presiden Prabowo Subianto disambut secara resmi oleh Presiden Republik Korea, Lee Jae-myung. Kedua pemimpin melakukan pertemuan bilateral guna membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor prioritas serta isu-isu strategis kawasan dan global.
Presiden Lee Jae-myung menegaskan kembali bahwa Indonesia merupakan mitra kunci bagi Republik Korea, khususnya dalam menjaga ketahanan energi dan stabilitas dunia. Kedua negara sepakat untuk memperdalam integrasi ekonomi yang saling menguntungkan serta memperkuat kontribusi dalam menjaga perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.
Hasil konkret dari kunjungan ini ditandai dengan pertukaran 10 Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup berbagai bidang strategis, antara lain pertahanan, ekonomi digital, transisi energi, infrastruktur hijau, dan pengembangan sumber daya manusia serta 17 MoU antarpelaku bisnis yang mencapai nilai investasi sebesar Rp 174 triliun atau setara USD 10,268 miliar. Penandatanganan ini menjadi landasan kuat bagi implementasi kerja sama nyata yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi kedua negara.
"Peningkatan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, bersamaan dengan penandatanganan beberapa perjanjian penting, mencerminkan kepercayaan mendalam dan visi bersama yang mengikat kedua negara kita," ujar Prabowo Subianto
Sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi besar dalam mempererat hubungan bilateral, Pemerintah Republik Korea menganugerahkan penghargaan tertinggi "The Grand Order of Mugunghwa" kepada Presiden Prabowo Subianto. Penganugerahan ini melambangkan penghormatan mendalam dan kepercayaan tinggi terhadap kepemimpinan Indonesia di kancah internasional.
Rangkaian kunjungan diakhiri dengan jamuan kenegaraan di Blue House, di mana kedua kepala negara menegaskan kembali komitmen terhadap persahabatan jangka panjang. Indonesia menekankan pentingnya visi masa depan bersama yang berlandaskan pada solidaritas dan rasa saling menghormati.
Kunjungan kenegaraan ini berhasil mempertegas posisi strategis kedua negara dalam menghadapi tantangan global dan menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Republik Korea untuk terus meningkatkan kolaborasi di masa mendatang.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden