09/02/2026 | Press release | Distributed by Public on 09/01/2026 20:24
Key Takeaway
IHSG Hari Ini Berpotensi Bergerak Variatif
Pada perdagangan kemarin Selasa (1 September 2026), IHSG ditutup +1,14% atau +74,46 poin ke level 6.599. IHSG hari ini, Rabu (1 September 2026) diprediksi bervariasi dalam rentang 6.500-6.600.
Sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri masih akan menjadi perhatian investor dalam menentukan arah pergerakan IHSG hari ini.
Sentimen Domestik
Adapun sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, IHSG lanjutkan reli dengan inflow investor asing di pasar reguler Rp1,76 triliun (2/9/2026). Konfirmasi breakout resistance IHSG cukup valid karena didominasi oleh Big Banks
Secara makro, kondisi inflasi domestik dalam target BI 1,5%-3,5%. Pada Agustus 2026 inflasi +3,19% yoy, dari bulan sebelumnya 2,88% yoy. Kenaikan harga pangan dan inflasi inti (harga emas) menjadi penyumbang utama di tengah penurunan harga BBM non subsidi (-0,33% mtm).
Dari emiten, pada 28 Agustus 2026, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menandatangani Indicative Non-Binding Term Sheet (kesepakatan awal) dengan PT Danantara Investment Management sebagai calon investor dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebagai penanggung terkait rencana pendanaan indikatif hingga Rp2 triliun. Rencana pendanaan yang masih belum mengikat ini untuk mendukung ekspansi bisnis mobility-as-a-service (MaaS) Perseroan, meliputi pengadaan bus listrik dan/atau truk listrik (1/9).
Sentimen Global
Dari pasar global, Wall Street mengalami aksi profit taking setelah musim rilis laporan keuangan emiten berakhir. Pada perdagangan 1 September 2026, Nasdaq turun 1,03%, sedangkan Dow Jones melemah 0,79%.
Sentimen pasar juga tertekan oleh kembali menguatnya harga minyak mentah Brent yang naik 4,6% menjadi USD94,6 per barel pada 1 September 2026. Konflik geopolitik yang masih berlangsung turut membatasi pasokan minyak.
Ekspor minyak mentah Iran tercatat anjlok dari sekitar 2 juta barel per hari (bpd) pada Maret menjadi 220.000-255.000 bpd pada Agustus.
Di Amerika Serikat, American Petroleum Institute (API) juga mencatat persediaan minyak mentah AS menyusut sebesar 2,6 juta barel dalam sepekan terakhir.
Tekanan dari pasar global turut tercermin di Bursa Asia Pasifik. Secara intraday pada 2 September 2026, Nikkei 225 terkoreksi 2,65%, sementara KOSPI turun 2,32%.
Saham Pilihan Ajaib Sekuritas Rabu, 2 September 2026
AKRA (AKR Corporindo Tbk PT)
AKRA bepotensi bullish reversal dalam jangka pendek. Posisi harga di atas MA 20 dengan MACD bar histogram melemah terbatas dalam momentum akumulasi.
SSMS (Sawit Sumbermas Sarana Tbk PT)
SSMS berpotensi bullish continuation breakout pola double bottom dalam jangka pendek. Indikator MACD bar histogram positif dalam momentum akumulasi.
Pada 2Q26, $SSMS mencetak pendapatan (+74,3% qoq, +76,4% yoy) Rp6,13 triliun, laba operasional (+78,5% qoq, +59,2% yoy) menjadi Rp1,08 triliun, dan laba bersih* (+84,3% qoq, +67,6% yoy) menjadi Rp586,31 miliar. Kinerja yang solid ditopang oleh segmen operasi inti (seperti perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit).
GZCO (PT Gozco Plantations Tbk)
GZCO bullish continuation. Posisi harga diatas MA 5,20,100. Indikator stochastic crossing dan bergerak naik.
Trading Saham Potensial Hari Ini di Ajaib
Pantau pergerakan IHSG dan saham pilihan di Ajaib. Temukan peluang trading dan investasi saham dalam satu platform. Daftar dan download Ajaib sekarang.
Disclaimer : Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.