05/25/2026 | Press release | Distributed by Public on 05/24/2026 22:59
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1639 |
0.01% |
|
GBPUSD |
1.3459 |
0.18% |
|
AUDUSD |
0.7157 |
0.15% |
|
NZDUSD |
0.5881 |
-0.09% |
|
USDJPY |
158.81 |
0.03% |
|
USDCHF |
0.7842 |
-0.27% |
|
USDCAD |
1.3805 |
-0.05% |
|
GOLDUD |
4,550.54 |
0.33% |
|
COFU |
93.88 |
-1.50% |
|
USD/IDR |
17,712 |
0.00% |
Senin, 25 Mei 2026 - Di tengah berlangsungnya libur di pasar AS hari ini, harga minyak terpantau bergerak bearish tertekan oleh sentimen dari harapan berkurangnya gangguan di Selat Hormuz, dan penurunan permintaan oleh kilang minyak China. Meski demikian, sinyal Trump untuk menunda kesepakatan dengan Iran, dan serangan drone Ukraina terhadap fasilitas minyak Rusia membatasi penurunan harga lebih lanjut.
Sebuah kapal tanker gas alam cair (LNG) keluar dari Selat Hormuz dan menuju Pakistan pada 25 Mei, sementara sebuah kapal tanker super yang membawa minyak mentah Irak untuk China meninggalkan Teluk Timur Tengah pada 23 Mei setelah terdampar selama hampir tiga bulan, menurut data pengiriman. Pekan lalu, tiga Kapal Tanker Minyak Mentah Sangat Besar (VLCC) menuju China dan Korea Selatan dengan membawa 6 juta barel minyak mentah. Berita tersebut mengindikasikan harapan meredanya gangguan pasokan melalui Selat Hormuz.
Turut membebani harga, kilang minyak China memangkas kapasitas penyulingan dan juga mengurangi impor dan malah menggunakan minyak mentah dari tangki penyimpanan mereka. Penyulingan minyak China mengurangi produksi hampir seperlima dari tingkat sebelum perang menjadi sekitar 8,4 juta barel per hari, baik dengan mempercepat tanggal perawatan terjadwal atau mengurangi pengiriman bahan bakar.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu mengatakan telah menginstruksikan tim negosiasinya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. Selain itu, Trump juga menambahkan bahwa blokade AS terhadap kapal-kapal Teheran di Selat Hormuz akan tetap berlaku sepenuhnya hingga kesepakatan tercapai, disahkan, dan ditandatangani. Komentar Trump tersebut meredam harapan akan terobosan segera dalam perang yang telah berlangsung selama tiga bulan.
Dukungan lainnya datang dari Dinas keamanan Ukraina, SBU, mengatakan drone mereka telah menyerang stasiun pengiriman pompa minyak di wilayah Vladimir, Rusia, pada hari Minggu, dan menambahkan bahwa fasilitas tersebut merupakan infrastruktur penting dalam memompa produk minyak ke arah barat daya menuju Moskow dan sekitarnya.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $95 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $90 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
All Day |
USA - Memorial Day holiday |