04/15/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/15/2026 03:50
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1796 |
-0.04% |
|
GBPUSD |
1.3568 |
0.01% |
|
AUDUSD |
0.7119 |
0.11% |
|
NZDUSD |
0.5898 |
0.02% |
|
USDJPY |
158.80 |
0.09% |
|
USDCHF |
0.7812 |
-0.04% |
|
USDCAD |
1.3768 |
0.01% |
|
GOLDUD |
4,849.15 |
-0.07% |
|
COFU |
92.02 |
-0.68% |
|
USD/IDR |
17,101 |
0.12% |
Rabu, 15 April 2026 - Harga minyak hari ini terpantau masih melanjutkan tren bearish dipicu oleh sentimen dari isyarat AS untuk bertemu Iran kembali dalam waktu dekat, dan meredanya konflik di Lebanon pasca pertemuan langsung pertama Israel - Lebanon pada hari Selasa. Selain itu, rilisnya laporan stok API juga membebani laju minyak.
Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa mengisyaratkan kemungkinan adanya pembicaraan lebih lanjut dengan Iran di Pakistan dalam dua hari ke depan. Di hari yang sama, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dijadwalkan akan mengunjungi Arab Saudi, Qatar, dan Turki minggu ini seiring dengan meningkatnya upaya diplomatik untuk putaran kedua pembicaraan antara Iran dan AS.
Turut membebani harga, Israel dan Lebanon bertemu di Washington pada hari Selasa untuk membahas terkait mengakhiri pertempuran antara Israel dengan kelompok Hizbullah, yang sekaligus menandai pembicaraan langsung pertama antara kedua pihak sejak tahun 1993.
Dari sisi pasokan, dalam laporan terbaru yang dirilis oleh grup industri API menunjukkan persediaan minyak mentah AS melonjak naik sebesar 6,10 juta barel pada pekan yang berakhir 10 April. Laporan API tersebut mengindikasikan permintaan yang lesu di pasar minyak AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan laporan stok resmi versi pemerintah yang akan dirilis Rabu malam oleh EIA.
Sementara itu, Laksamana Brad Cooper, kepala Komando Pusat AS pada hari Selasa mengatakan pasukan militer AS telah sepenuhnya menghentikan perdagangan masuk dan keluar Iran melalui laut. Sebelumnya, militer AS mengatakan telah mencegat delapan kapal tanker minyak yang terkait dengan Iran sejak dimulainya blokade pada hari Senin. Berita tersebut memicu kekhawatiran akan membuat harapan untuk pembicaraan damai lebih lanjut kembali meredup.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $94 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $89 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
19:30 |
USA - NY Empire State Manufacturing Index |
-0.5 |
-0.20 |
|
|
19:30 |
USA - Export Prices MoM |
1.5% |
1.5% |
|
|
19:30 |
USA - Import Prices MoM |
2% |
1.3% |
|
|
21:00 |
USA - NAHB Housing Market Index |
37 |
38 |
|
|
21:30 |
USA - EIA Crude Oil Stocks Change |
2.1M |
3.081M |
|
|
21:30 |
USA - EIA Gasoline Stocks Change |
-1.589M |