Results

ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange

02/24/2026 | Press release | Distributed by Public on 02/23/2026 21:40

Minyak Menguat Dipicu Meluasnya Aksi Protes Mahasiswa Teheran

Minyak Menguat Dipicu Meluasnya Aksi Protes Mahasiswa Teheran
Tuesday, 24 February 2026

Indikator Harga

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1796

-0.21%

GBPUSD

1.3499

-0.16%

AUDUSD

0.7065

-0.24%

NZDUSD

0.5962

-0.25%

USDJPY

154.64

0.32%

USDCHF

0.7736

0.31%

USDCAD

1.3688

0.21%

GOLDUD

5,250.00

-2.00%

COFU

66.31

0.24%

USD/IDR

16,813

0.00%

Fokus Crude Oil:

  • Aksi unjuk rasa mahasiswa Iran untuk hari ketiga meluas, termasuk Universitas Al Zahra khusus perempuan di Teheran.
  • Ukraina lancarkan serangan drone ke stasiun pemompaan yang menjadi fasilitas penting untuk jalur pipa Druzhba.

************************************************************

Selasa, 24 Februari 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish dipicu sentimen dari sinyal eskalasi ketegangan di Iran, dan serangan drone terbaru Ukraina di fasilitas minyak penting Rusia yang digunakan untuk memasok minyak melalui jalur pipa Druzhba. Meski demikian, ancaman ketegangan dagang baru di AS dan China membatasi pergerakan harga lebih lanjut.

Aksi unjuk rasa mahasiswa Iran untuk menentang pemerintah yang memasuki hari ketiga pada hari Senin semakin meluas ke kampus-kampus, termasuk Universitas Al Zahra khusus perempuan di Teheran. Sinyal meningkatnya ketegangan di wilayah Timur Tengah itu juga terlihat dari AS yang mulai menarik personel non-esensial dan anggota keluarga dari kedutaan di Beirut, kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri. Aksi protes itu berpotensi mempengaruhi putaran ketiga pembicaraan antara Iran dengan AS yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada hari Kamis.

Dukungan lainnya datang dari berita serangan drone yang dilancarkan Ukraina ke stasiun pemompaan minyak di wilayah Tatarstan Rusia yang terletak lebih dari 1.200 kilometer dari perbatasan Rusia-Ukraina, kata seorang pejabat dari dinas keamanan SBU Ukraina pada hari Senin. Stasiun itu merupakan fasilitas penting untuk jalur pipa minyak Druzhba, yang memasok minyak Rusia ke Eropa Timur, termasuk Slovakia dan Hongaria, yang keduanya saat ini masih bergantung pada minyak Rusia yang dikirim dari jalur tersebut.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada hari Senin memperingatkan mitra dagangnya agar tidak menarik diri dari kesepakatan perdagangan yang baru saja dinegosiasikan dengan AS setelah Mahkamah Agung membatalkan tarif daruratnya, atau akan dikenakan bea masuk yang jauh lebih tinggi berdasarkan undang-undang perdagangan yang berbeda. Ancaman tersebut menyusul pengumuman Trump pada hari Sabtu lalu yang menaikkan tarif impor sementara menjadi sebesar 15% untuk semua negara, dan akan mulai berlaku efektif pada pukul 12:01 pagi EST (0501 GMT) pada hari Selasa.

Turut membebani harga, sinyal eskalasi ketegangan dagang juga terlihat meningkat antara China dengan Jepang pasca Kementerian Perdagangan China pada hari Senin memutuskan untuk menambahkan Mitsubishi Heavy Industries Shipbuilding dan 19 entitas Jepang lainnya ke daftar kontrol ekspor, dengan alasan bahwa mereka terlibat dalam peningkatan kemampuan militer Jepang. Berdasarkan aturan baru tersebut maka barang-barang dwiguna akan dilarang ekspornya ke 20 entitas ini, dan organisasi serta individu asing dilarang mentransfer atau pun menyediakan barang-barang dwiguna yang berasal dari China kepada entitas-entitas tersebut.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $69 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $64 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

21:00

USA - S&P/Case Shiller Home Price YoY

1.5%

1.4%

21:00

USA - Home Price Index MoM

0.3%

0.6%

22:00

USA - CB Consumer Confidence

87.3

84.5

22:00

USA - Richmond Fed Manufacturing Index

-4

-6

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange published this content on February 24, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on February 24, 2026 at 03:40 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]