06/04/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/04/2026 03:41
Jakarta, 4 Juni 2026 - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono bersama Menteri Luar Negeri Malaysia Dato' Seri Utama Haji Mohamad bin Haji Hasan memimpin Pertemuan ke-17 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Malaysia di Kementerian Luar Negeri.
Pertemuan ini menegaskan eratnya hubungan Indonesia dan Malaysia sebagai negara tetangga, negara serumpun, sesama pendiri ASEAN, dan mitra strategis. Di tengah meningkatnya dinamika dan ketidakpastian global, kedua negara sepakat untuk terus memperkuat kerja sama bilateral, serta menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN.
"Hubungan antara Indonesia dan Malaysia merupakan sebuah hubungan yang lebih dalam daripada sekedar hubungan bilateral dua negara, karena Indonesia dan Malaysia berbagi DNA, budaya, bahasa, perbatasan, dan banyak hal yang sama," tegas Menlu Sugiono.
Sebagai tindak lanjut Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Anwar Ibrahim tahun lalu, kedua Menlu meninjau perkembangan hubungan bilateral dan membahas berbagai agenda prioritas. Pembahasan mencakup penyelesaian isu perbatasan darat dan maritim, pelindungan warga negara dan pekerja migran Indonesia (PMI), termasuk akses pendidikan anak PMI, hingga penguatan kerja sama ekonomi dan investasi, energi, konektivitas, industri halal, kesehatan, pendidikan, sains dan teknologi, serta pariwisata.
Pertemuan juga mencatat kemajuan dalam sejumlah bidang kerja sama strategis, termasuk pengelolaan perbatasan darat dan maritim, penguatan konektivitas melalui inisiatif Roll-on/Roll-off Dumai-Melaka dan Johor-Batam, serta penguatan kerja sama pertahanan dan keamanan, termasuk di bidang maritim.
Selain isu bilateral, kedua Menlu bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan regional dan global. Indonesia dan Malaysia menegaskan pentingnya sentralitas ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan, mendorong upaya perdamaian di Myanmar, mendukung de-eskalasi konflik di Timur Tengah, serta menegaskan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina.
Kedua negara juga sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam berbagai forum internasional guna memperjuangkan kepentingan bersama negara-negara Global South.
Menutup pertemuan, kedua Menlu menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan Indonesia-Malaysia yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara dan berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.
Sumber: Kementerian Luar Negeri RI