Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

07/22/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/23/2026 01:19

Menlu RI Prioritaskan Pembangunan Kemitraan Ekonomi untuk Memperkuat Ketahanan ASEAN dan Korea Selat ...

Berita
Menlu RI Prioritaskan Pembangunan Kemitraan Ekonomi untuk Memperkuat Ketahanan ASEAN dan Korea Selatan
Tanggal
22 Juli 2026
Menlu RI Prioritaskan Pembangunan Kemitraan Ekonomi untuk Memperkuat Ketahanan ASEAN dan Korea Selatan

Penguatan ketahanan ASEAN dan Korea Selatan dalam menghadapi krisis harus menjadi fokus kerja sama kedua pihak ke depannya. "Pembangunan kemitraan ekonomi antara ASEAN dan Korea Selatan yang lebih terintegrasi merupakan langkah awal dalam memperkuat kerja sama kedua pihak," ucap Menlu RI Sugiono pada pertemuan Post-Ministerial Conference antara ASEAN dan Korea Selatan di Manila, Filipina.

1 / 2
"Perluasan pasar dagang digital dan sektor-sektor strategis lainnya akan membuka kesempatan baru bagi para pelaku bisnis dan masyarakat luas untuk meningkatkan kerja sama," tegas Menlu Sugiono pada Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-ROK di Manila, Filipina
arrow_back arrow_forward
"Perluasan pasar dagang digital dan sektor-sektor strategis lainnya akan membuka kesempatan baru bagi para pelaku bisnis dan masyarakat luas untuk meningkatkan kerja sama," tegas Menlu Sugiono pada Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN-ROK di Manila, Filipina

Manila, 22 Juli - Penguatan ketahanan ASEAN dan Korea Selatan dalam menghadapi krisis harus menjadi fokus kerja sama kedua pihak ke depannya. "Pembangunan kemitraan ekonomi antara ASEAN dan Korea Selatan yang lebih terintegrasi merupakan langkah awal dalam memperkuat kerja sama kedua pihak," ucap Menlu RI Sugiono pada pertemuan Post-Ministerial Conference antara ASEAN dan Korea Selatan di Manila, Filipina.

Menlu Sugiono menyampaikan bahwa pemutakhiran perjanjian kerja sama perdagangan bebas antara ASEAN dan Korea Selatan dilakukan pada saat yang tepat. "Pemutakhiran ini akan membuat kemitraan ekonomi kedua pihak yang lebih modern, berorientasi ke depan dan semakin kokoh," pungkas Menlu Sugiono.

"Perluasan pasar dagang digital dan sektor-sektor strategis lainnya akan membuka kesempatan baru bagi para pelaku bisnis dan masyarakat luas untuk meningkatkan kerja sama," lanjut Menlu Sugiono.

Kerja sama untuk mendorong transformasi digital, khususnya dalam membangun konektivitas dan literasi digital merupakan bidang yang perlu dikembangkan. "Sebagai contoh, smart agriculture dapat semakin membuka akses pasar dan kesempatan yang lebih luas bagi para petani," tambah Menlu Sugiono.

Peluncuran ASEAN-Korea High Performance Computing Facility di Jakarta bulan Juni 2026 juga disebut oleh Menlu Sugiono sebagai refleksi komitmen bersama untuk meningkatkan kemampuan untuk pemanfaatan kecerdasan artifisial dan riset berbasis data di seluruh ASEAN.

"Pada akhirnya, ketahanan serta perdamaian dan stabilitas hanya akan dapat tercapai dengan multilateralisme, penghormatan terhadap hukum internasional dan pengedepanan prinsip-prinsip untuk penyelesaian konflik secara damai," tutup Menlu RI.

Klik disini untuk Transkrip Pernyataan Menlu RI

Sumber: Kementerian Luar Negeri RI

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on July 22, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on July 23, 2026 at 07:19 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]