ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange

03/02/2026 | Press release | Distributed by Public on 03/01/2026 21:23

Emas Melonjak Usai Serangan AS–Israel ke Iran

Emas Melonjak Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Monday, 02 March 2026

INDIKATOR HARGA

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1797

0.25%

GBPUSD

1.3481

-0.31%

AUDUSD

0.7104

-0.25%

NZDUSD

0.5971

0.32%

USDJPY

156.09

-0.36%

USDCHF

0.7733

-0.80%

USDCAD

1.3680

-0.41%

GOLDUD

5368.53

1.74%

USD/IDR

16,774

0.00%

Fokus Emas:

Eskalasi militer AS-Israel terhadap Iran dan risiko konflik regional

Dampak ke pasar energi, rupiah, dan ekspektasi kebijakan moneter AS

Senin, 02 Maret 2026- Harga emas melonjak ke kisaran US$5.368 per troy ons pada awal sesi perdagangan, naik sekitar 2% menyusul eskalasi militer setelah serangan besar Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran dan memicu balasan rudal ke wilayah Israel serta pangkalan AS di kawasan Teluk. Ketegangan yang meningkat tajam ini memicu pergerakan risk-offglobal, mendorong arus masuk ke aset safe haven dan membawa emas ke level tertinggi dalam lebih dari empat minggu terakhir.

Pasar juga mencermati potensi gangguan distribusi energi global, terutama di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20 juta barel minyak per hari. Lonjakan harga minyak memperkuat kekhawatiran inflasi berbasis energi, sekaligus meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai. Di pasar domestik, pelemahan rupiah berpotensi terjadi akibat tekanan eksternal, meski ruang depresiasi diperkirakan terbatas dengan kemungkinan intervensi Bank Indonesia.

Dari sisi makroekonomi AS, pelaku pasar menantikan rangkaian data ketenagakerjaan pekan ini, termasuk ADP Employment Change, klaim pengangguran mingguan, dan laporan Non-Farm Payrolls(NFP). Di tengah konflik yang memanas, ekspektasi pasar masih mengarah pada dua kali pemangkasan suku bunga The Fed pada 2026, meski tekanan inflasi dari energi dapat memengaruhi jalur pelonggaran tersebut. Kombinasi risiko geopolitik, volatilitas minyak, dan ketidakpastian kebijakan moneter menjaga bias emas tetap positif dalam jangka pendek hingga menengah.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $5.290 hingga $5.251, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.381 hingga $5.433. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $5.160, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.524.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

9:45pm

USD

Final Manufacturing PMI

-

51.2

51.2

10:00pm

USD

ISM Manufacturing PMI

-

51.7

52.6

10:00pm

USD

ISM Manufacturing Prices

-

60.6

59

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange published this content on March 02, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on March 02, 2026 at 03:23 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]