Results

Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

07/23/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/23/2026 23:57

Menlu Sugiono Dorong Inovasi sebagai Kunci Penguatan Kerja Sama Konkret ASEAN Plus Three

Berita
Menlu Sugiono Dorong Inovasi sebagai Kunci Penguatan Kerja Sama Konkret ASEAN Plus Three
Tanggal
23 Juli 2026
Menlu Sugiono Dorong Inovasi sebagai Kunci Penguatan Kerja Sama Konkret ASEAN Plus Three

Manila, 23 Juli - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mendorong ASEAN Plus Three (APT) memperkuat ketahanan kawasan sebelum krisis terjadi, bukan hanya meningkatkan kemampuan untuk merespon krisis. Pesan tersebut disampaikan pada Pertemuan ke-27 Menteri Luar Negeri ASEAN Plus Three (Jepang, RRT, Republik Korea) di Manila, Filipina. Menurut Menlu Sugiono, hampir tiga dekade kerja sama APT telah membuktikan bahwa hasil nyata, bukan retorika, menjadi kekuatan utama mekanisme tersebut.

1 / 3
Di tengah disrupsi global yang semakin cepat memengaruhi pasar energi, pasokan pangan, dan rantai pasok kawasan, Menlu Sugiono menekankan pentingnya kemampuan APT untuk terus berinovasi agar dapat menghasilkan manfaat bagi seluruh negara anggotanya.
arrow_back arrow_forward
Di tengah disrupsi global yang semakin cepat memengaruhi pasar energi, pasokan pangan, dan rantai pasok kawasan, Menlu Sugiono menekankan pentingnya kemampuan APT untuk terus berinovasi agar dapat menghasilkan manfaat bagi seluruh negara anggotanya.

Manila, 23 Juli - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mendorong ASEAN Plus Three (APT) memperkuat ketahanan kawasan sebelum krisis terjadi, bukan hanya meningkatkan kemampuan untuk merespon krisis. Pesan tersebut disampaikan pada Pertemuan ke-27 Menteri Luar Negeri ASEAN Plus Three (Jepang, RRT, Republik Korea) di Manila, Filipina. Menurut Menlu Sugiono, hampir tiga dekade kerja sama APT telah membuktikan bahwa hasil nyata, bukan retorika, menjadi kekuatan utama mekanisme tersebut.

"APT lahir dari krisis. Masa depannya harus ditentukan oleh ketahanan yang kita bangun sebelum krisis terjadi," ujar Menlu Sugiono.

Di tengah disrupsi global yang semakin cepat memengaruhi pasar energi, pasokan pangan, dan rantai pasok kawasan, Menlu Sugiono menekankan pentingnya kemampuan APT untuk terus berinovasi agar dapat menghasilkan manfaat bagi seluruh negara anggotanya.

Dalam ketahanan pangan, Indonesia mendorong pengembangan ASEAN Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR) menjadi platform regional yang lebih luas. Kerja sama tersebut perlu mencakup inovasi pertanian, penguatan rantai pasok pangan, dan diversifikasi cadangan pangan kawasan.

Di bidang keuangan, Menlu Sugiono menekankan bahwa hasil kerja sama APT perlu dimanfaatkan secara maksimal. Menlu Sugiono juga menyoroti Chiang Mai Initiative Multilateralization (CMIM), skema jaring pengaman finansial kawasan.

"Indonesia menyambut baik perkembangan CMIM untuk mengimplementasikan Rapid Financing Facility (RFF) dan pengesahan roadmap menuju mekanisme penggunaan yang lebih efektif," tambah Menlu Sugiono.

Pesan lainnya yang ditekankan pada pertemuan APT adalah pentingnya membangun arsitektur kawasan yang kuat dengan berlandaskan Treaty on Amity and Cooperation dan ASEAN Outlook on Indo-Pacific sebagai fondasinya. Indonesia menegaskan bahwa penguatan Sentralitas ASEAN akan memperkokoh kepercayaan terhadap APT dan kontribusinya bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.

ASEAN Plus Three dibentuk pada 1997 dan mempertemukan negara-negara anggota ASEAN dengan Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, dan Republik Korea. Pertemuan ke-27 Menteri Luar Negeri APT merupakan bagian dari rangkaian AMM/PMC ke-59 di Filipina dan membahas kerja sama politik-keamanan, ekonomi dan keuangan, pangan, energi, kesehatan, serta hubungan antarmasyarakat

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on July 23, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on July 24, 2026 at 05:57 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]