Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

07/29/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/29/2026 11:02

Wamenlu Sampaikan Surat Presiden Prabowo Subianto pada Pelantikan Presiden Peru Keiko Fujimori

Berita
Wamenlu Sampaikan Surat Presiden Prabowo Subianto pada Pelantikan Presiden Peru Keiko Fujimori
Tanggal
29 Juli 2026
Wamenlu Sampaikan Surat Presiden Prabowo Subianto pada Pelantikan Presiden Peru Keiko Fujimori

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir hadir sebagai Utusan Khusus Presiden dalam upacara pelantikan Presiden Peru Keiko Fujimori di Lima. Dalam kunjungan tersebut, Wamenlu menyerahkan surat langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat kerja sama bilateral dan kemitraan strategis kedua negara.

1 / 5
Wamenlu RI, Arrmanatha Nasir, menyalami Presiden Peru, Keiko Fujimori, dalam acara resepsi kenegaraan di Government Palace di Lima, Peru (28/7)
arrow_back arrow_forward
Wamenlu RI, Arrmanatha Nasir, menyalami Presiden Peru, Keiko Fujimori, dalam acara resepsi kenegaraan di Government Palace di Lima, Peru (28/7)

Lima, Peru - Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, menghadiri rangkaian Upacara Pelantikan Presiden Terpilih Peru, Yang Mulia Keiko Sofia Fujimori Higuchi, di Lima pada 27-28 Juli 2026 dalam kapasitasnya sebagai Utusan Khusus Pemerintah Republik Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Wamenlu Tata menyampaikan secara langsung surat Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Keiko Fujimori yang berisi ucapan selamat atas pelantikannya, serta komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama bilateral yang saling menguntungkan.

"Partisipasi Indonesia dalam pelantikan Presiden Peru mencerminkan pentingnya kawasan Amerika Latin dalam diplomasi Indonesia. Kami ingin memastikan hubungan Indonesia-Peru terus berkembang sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Asia Tenggara dan Amerika Latin yang semakin inklusif, saling menguntungkan, dan berorientasi pada hasil," ujar Wamenlu Tata.

Dalam pidato kenegaraan pada saat pelantikannya, Presiden Peru menyampaikan inisiatif Programa Nacional de Asistencia Alimentaria atau PRONAA sebagai program bantuan sosial yang dirancang untuk menyalurkan bantuan makanan bagi pelajar. Program ini serupa dengan program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, sejumlah program prioritas pembangunan Peru seperti penciptaan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional Indonesia.

"Kesamaan prioritas pembangunan kedua negara akan membuka ruang bagi kerja sama yang lebih erat dan saling menguntungkan di berbagai sektor. Kami optimis hubungan Indonesia dan Peru akan semakin erat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," pungkas Wamenlu Tata.

Presiden Keiko Fujimori juga menyampaikan tujuh prioritas kebijakan dalam pidatonya, yaitu keamanan publik; peningkatan taraf hidup masyarakat; peningkatan infrastruktur; fasilitasi investasi dan pembangunan; keberlanjutan fiskal (reaktivasi lapangan pekerjaan, investasi, dan bisnis); penguatan supremasi hukum dan demokrasi; dan penguatan kebijakan luar negeri melalui konsolidasi aliansi integrasi.

Selama lebih dari lima dekade, Indonesia dan Peru telah membangun hubungan bilateral yang erat dan konstruktif, berlandaskan saling menghormati dan komitmen terhadap perdamaian serta kemakmuran. Ke depan, dengan adanya kesamaan berbagai prioritas kedua negara diharapkan semakin memperkuat kerja sama, khususnya di bidang perdagangan dan investasi, termasuk melalui penyelesaian Bab Perdagangan Barang Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA), serta di sektor pertanian, perikanan, kebudayaan, dan kerja sama multilateral.

Momentum ini semakin memperkuat prospek kemitraan Indonesia-Peru, seiring komitmen Pemerintah Peru di bawah kepemimpinan Presiden Keiko Fujimori untuk memperluas peran dan keterlibatannya di kawasan Asia-Pasifik.

Rangkaian kegiatan yang dihadiri Utusan Khusus meliputi penyerahan surat kepercayaan kepada Wakil Menteri Luar Negeri Peru di Palacio Torre Tagle pada 27 Juli 2026, serta upacara pengambilan sumpah dan pelantikan Presiden Keiko Fujimori di Kongres Peru dan resepsi kenegaraan di Istana Kepresidenan pada 28 Juli 2026. Upacara pelantikan tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Peru ke-205. Upacara pelantikan dihadiri perwakilan lebih dari 90 negara sahabat, termasuk sejumlah kepala negara dan pemerintahan, antara lain Raja Spanyol serta Presiden Argentina, Bolivia, Cile, Ekuador, Paraguay, Uruguay, Panama, dan Honduras.

Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on July 29, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on July 29, 2026 at 17:03 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]