06/17/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/17/2026 06:50
Jakarta, Indonesia - Kementerian Luar Negeri telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Holding BUMN Pangan PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) ID FOOD guna memperkuat kerja sama diplomasi ekonomi dalam mendukung ketahanan pangan nasional (17/06).
Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri dan Direktur Utama ID FOOD di Ruang Sunda Kelapa, Kementerian Luar Negeri. Adapun ruang lingkup kerja sama dari NK tersebut mencakup promosi produk pangan Indonesia ke luar negeri, pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, fasilitasi kerja sama pengembangan riset dan teknologi dan dukungan pelaksanaan promosi investasi (inbound dan outbound) di bidang ketahanan pangan. Melalui Nota Kesepahaman ini, kedua pihak dapat bersinergi dalam memperkuat kemampuan produksi produk pangan secara berkelanjutan serta mendukung kedaulatan dan ketahanan pangan Nasional.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Kemlu, Bapak Denny Abdi menekankan pentingnya kolaborasi antara kedua pihak dalam upaya penguatan diplomasi ekonomi. Sinergi ini dapat didorong dengan memanfaatkan peran penting seluruh Perwakilan RI di luar negeri, antara lain melalui perluasan akses pasar dan diversifikasi mitra bisnis.
Sementara dalam sambutannya, Direktur Utama ID FOOD, Bapak Ghimoyo menyampaikan bahwakerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran ID FOOD sebagai Holding BUMN Pangan dalam mendukung program ketahanan pangan. Menurutnya, dukungan jaringan diplomasi ekonomi Kementerian Luar Negeri akan membuka peluang perluasan pasar ekspor, penguatan kerja sama perdagangan internasional, serta investasi di sektor pangan.
Saat ini, ID FOOD telah mengembangkan sejumlah komoditas ekspor unggulan, di antaranya kopi robusta dan arabika, teh premium, rumput laut, furniture berbahan rotan dan kayu, serta gum damar. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat semakin membuka peluang pengembangan pasar dan memperkuat daya saing produk-produk tersebut di pasar internasional.
Seremoni penandatanganan NK tersebut dilanjutkan dengan kegiatan business pitching secara hibrida oleh ID FOOD yang diikuti oleh pejabat dan staf Kemlu dan sejumlah Kepala Perwakilan RI di luar negeri, serta pejabat fungsi ekonomi pada Perwakilan RI yang hadir secara daring. Melalui business pitching ini diharapkan komunikasi dan koordinasi lebih erat antara Kemlu dan ID FOOD dapat terus berlanjut dengan kegiatan dan capaian kerja sama yang lebih konkret.
Sumber: Kementerian Luar Negeri RI