02/10/2026 | Press release | Distributed by Public on 02/11/2026 01:45
Warsawa, Polandia - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Warsawa terus mengintensifkan diplomasi ekonomi melalui promosi kopi dan cokelat Indonesia di pasar Polandia. Upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi KBRI Warsawa dalam Warsaw Coffee Festival 2026 yang diselenggarakan di Stadion Nasional, Warsawa, pada 7-8 Februari 2026, dan dihadiri ribuan pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku industri hingga pencinta kopi dan cokelat.
Keikutsertaan KBRI Warsawa memanfaatkan momentum pesatnya pertumbuhan budaya kopi di Polandia, seiring meningkatnya konsumsi kopi serta permintaan terhadap specialty coffee dan kopi premium. Kopi Indonesia dinilai memiliki keunggulan dari sisi kualitas dan cita rasa. Beragam jenis kopi Indonesia yang menarik minat pasar Polandia antara lain kopi Flores, Gayo, Mandailing, Bali, Sumba, serta kopi dari Pulau Jawa.
Menurut Simon, perwakilan Podkawa, roastery kopi Indonesia di Polandia, kopi Indonesia memiliki daya tarik yang kuat bagi konsumen lokal. "Kopi Indonesia harus lebih banyak hadir di Polandia. Banyak orang yang awalnya tidak mengenal Indonesia, tetapi setelah mencoba kopi Indonesia, mereka kembali lagi karena menyukainya," ujarnya.
Warsaw Coffee Festival merupakan pameran kopi terbesar di Polandia dan salah satu yang terbesar di Eropa. Partisipasi KBRI Warsawa bertujuan untuk semakin mempopulerkan kopi dan cokelat Indonesia yang kian diminati pasar Polandia. Agus Heryana, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI di Warsawa, menyampaikan bahwa kopi Indonesia sebenarnya telah masuk ke pasar Polandia. "Tantangannya adalah bagaimana membuat kopi Indonesia semakin dikenal luas sehingga ekspor Indonesia ke Polandia dapat terus meningkat," ujarnya.
Dalam lima tahun terakhir, tren perdagangan bilateral Indonesia-Polandia meningkat 8,6 persen. Nilai ekspor kopi Indonesia ke Polandia, khususnya kategori coffee, coffee husks, substitutes, tercatat sekitar US$417.170, sebagai bagian dari total kategori coffee, tea, mate and spices senilai US$6,12 juta.
Selain kopi, KBRI Warsawa juga mendorong promosi produk cokelat dan olahan kakao Indonesia. Pada Warsaw Coffee Festival 2026, produk cokelat Indonesia yang ditampilkan bahkan habis terjual, mencerminkan tingginya minat pasar terhadap produk kakao Indonesia. Pada tahun 2024, nilai ekspor Indonesia untuk kategori cocoa and cocoa preparations ke Polandia mencapai sekitar US$5,68 juta. Justyna, pengusaha cokelat di Polandia, menyampaikan bahwa konsumen Polandia semakin menggemari cokelat berkualitas tinggi dengan aroma kuat dan cita rasa unik, termasuk nuansa buah yang khas dari cokelat Indonesia.
Selain mempromosikan produk unggulan, KBRI Warsawa turut memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, dan pariwisata Indonesia kepada masyarakat Polandia dalam kerangka diplomasi ekonomi dan budaya yang terpadu. Dengan posisi geografis yang strategis, konektivitas logistik yang kuat, serta pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata Uni Eropa, Polandia dipandang sebagai pintu masuk utama ke pasar Eropa, khususnya kawasan Eropa Tengah dan Timur.
Melalui promosi berkelanjutan di ajang internasional seperti Warsaw Coffee Festival, KBRI Warsawa optimistis kopi, cokelat, dan produk unggulan Indonesia lainnya dapat semakin memperkuat kehadiran Indonesia di pasar Polandia dan Eropa secara lebih luas.
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Warsawa