Ministry of Defense of the Republic of Indonesia

08/18/2026 | Press release | Distributed by Public on 08/18/2026 09:12

Pascagempa di NTT, Menhan Sjafrie dan Menteri PU Tinjau Yonif TP 834/WM di Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026

Nagekeo, NTT - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Doddy Hanggodo meninjau kondisi Yonif TP 834/Wakanga Mere (WM) di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (18/8/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung dampak kerusakan pangkalan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan bersama Menteri PU meninjau sejumlah fasilitas pangkalan yang terdampak gempa. Keduanya juga melihat kondisi satuan serta dukungan yang telah diberikan prajurit Yonif TP 834/WM kepada masyarakat selama masa tanggap darurat.

Bupati Nagekeo menyampaikan apresiasi atas kehadiran Brigif TP dan Yonif TP 834/WM di wilayahnya. Keberadaan prajurit dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan tanggap darurat gempa melalui dukungan di dapur lapangan dan posko pengungsian sementara.

Selain penanganan bencana, Bupati Nagekeo berharap keberadaan satuan tersebut ke depan dapat terus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, termasuk dalam pengembangan sektor pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Nagekeo.

Menanggapi hal tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa keberadaan Yonif TP dirancang agar dapat memberikan manfaat langsung bagi wilayah tempat satuan berada. Prajurit Yonif TP diharapkan dapat menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam membantu berbagai program pembangunan daerah sekaligus mendukung pelaksanaan program strategis nasional di wilayah.

Dalam situasi bencana, kemampuan dan sumber daya satuan juga dapat segera digerakkan untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah. Dengan demikian, kehadiran TNI di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat nyata.

Saat melakukan peninjauan, Menhan turut didampingi Wakil Panglima TNI, Wakasad, Kabaloghan Kemhan, Pangdam IX/Udayana, serta Bupati Nagekeo. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Ministry of Defense of the Republic of Indonesia published this content on August 18, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on August 18, 2026 at 15:12 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]