03/16/2026 | Press release | Distributed by Public on 03/15/2026 21:23
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1427 |
-0.08% |
|
GBPUSD |
1.3237 |
-0.13% |
|
AUDUSD |
0.6990 |
-0.07% |
|
NZDUSD |
0.5789 |
-0.24% |
|
USDJPY |
159.52 |
-0.17% |
|
USDCHF |
0.7908 |
-0.25% |
|
USDCAD |
1.3714 |
-0.06% |
|
GOLDUD |
5,014.95 |
-0.94% |
|
COFU |
100.93 |
-2.42% |
|
USD/IDR |
16,929 |
0.00% |
Senin, 16 Maret 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish tertekan oleh sentimen dari pernyataan IEA yang mengumumkan bahwa perilisan stok dari cadangan darurat akan segera terlaksana. Meski demikian, perang Iran yang terus memanas dan berpotensi meluas ke wilayah di kawasan regional lain di Timur Tengah masih menjadi katalis positif yang mengangkat harga minyak.
IEA pada hari Minggu mengumumkan bahwa lebih dari 400 juta barel minyak akan segera dialirkan dari cadangan darurat, dan sebagian besar stok - 195,8 juta barel - berasal dari negara-negara anggota IEA di Amerika, di mana 172,2 juta di antaranya dari stok pemerintah. IEA juga menambahkan bahwa 72 persen dari pelepasan yang direncanakan berupa minyak mentah dan 28 persen berupa produk minyak.
Dari AS, Presiden Trump pada hari Minggu mengatakan sedang berbicara dengan tujuh negara untuk turut serta membantu mengamankan Selat Hormuz, karena negara-negara yang sangat bergantung pada minyak dari Teluk ini, termasuk China, Inggris, dan Prancis, memiliki tanggung jawab untuk melindungi keamanan jalur vital tersebut.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran pada hari Minggu menyatakan akan meluncurkan gelombang serangan ke 53 operasi "True Promise 4", yang menargetkan pasukan AS di pangkalan udara Al Dhafra di UEA. Operasi tersebut juga menargetkan pusat komando dan kendali regional serta markas manajemen garis depan Israel. Dalam pernyataan terpisah, Teheran juga mengancam akan terus mengejar dan membunuh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Potensi meluasnya perang Iran ke wilayah lain di kawasan Timur Tengah semakin menguat pasca Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani pada hari Minggu mengatakan sebuah drone telah menyerang pangkalan udara Ali Al Salem di Kuwait yang merupakan markas pasukan Italia dan AS. Tajani menambahkan bahwa serangan itu menjadi serangan kedua terhadap pangkalan Italia di Timur Tengah, setelah serangan di pangkalan militer Erbil, Kurdistan Irak, pada hari Rabu, tambahnya.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $101 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $96 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
19:30 |
USA - NY Empire State Manufacturing Index |
3.8 |
7.10 |
|
|
20:15 |
USA - Industrial Production MoM |
0.2% |
0.7% |
|
|
20:15 |
USA - Manufacturing Production MoM |
0.2% |
0.6% |
|
|
21:00 |
USA - NAHB Housing Market Index |
37 |
36 |