Ministry of Defense of the Republic of Indonesia

01/20/2026 | Press release | Distributed by Public on 01/20/2026 04:36

Kemhan Gelar Rehabilitasi Terpadu RTD 2026, Bangkitkan Semangat Prajurit dan ASN Disabilitas untuk Kembali Berkarya

Selasa, 20 Januari 2026

Jakarta - Kepala RSPPN Soedirman Pusrehabkeshan Kemhan Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo membuka kegiatan Rehablitasi Terpadu Return to Duty (RTD) Penyandang Disablitas Personel TNI dan PNS Kemhan Angkatan 51 Gelombang I TA. 2026 di Pusat Rehabilitasi Kemhan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Dalam sambutan Kapusrehabkeshan Kemhan yang dibacakan oleh Kepala RSPPN Soedirman disampaikan bahwa rehabilitasi terpadu merupakan tugas pokok Pusrehabkeshan Kemhan. Program ini bertujuan mengoptimalkan fungsi serta kemampuan prajurit pasca cedera, termasuk penyandang disabilitas di lingkungan TNI dan PNS Kemhan, agar mampu kembali menjadi insan yang profesional dan mandiri.

Melalui program rehabilitasi terpadu ini, Kemhan berharap para peserta dapat memperoleh tambahan wawasan dan keterampilan, menumbuhkan kembali semangat, serta mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Rehabilitasi Terpadu RTD dilaksanakan selama 4 bulan, terhitung mulai 20 Januari hingga 17 Juni 2026. Peserta yang terlibat dalam kegiatan RTD berjumlah 82 orang yang terdiri dari penyandang disabilitas personel TNI dan PNS Kemhan, dengan rincian TNI AD sebanyak 59 orang, TNI AL 11 orang, TNI AU 11 orang, serta 1 orang dari Kementerian Pertahanan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Ministry of Defense of the Republic of Indonesia published this content on January 20, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on January 20, 2026 at 10:36 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]