02/08/2026 | Press release | Distributed by Public on 02/08/2026 05:47
Malang, Jawa Timur - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, pada Minggu (8/2/2026).
Dalam sambutannya, Presiden RI menegaskan bahwa NU telah memberikan teladan dalam menjaga persatuan dan kerukunan bangsa. Presiden juga menyampaikan bangsa tidak akan kuat dan maju apabila para pemimpinnya tidak rukun. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan dan pilihan.
"Tidak mungkin ada perdamaian kalau pemimpin-pemimpinnya tidak bersatu, tidak rukun, tidak kompak. Para pemimpin di setiap eselon, pemimpin politik, ekonomi, dan intelektual, semuanya harus berpikir, berjuang, mengabdi untuk kepentingan rakyat Indonesia," ujar Presiden Prabowo Subianto.
Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan pentingnya nilai luhur bangsa yang diajarkan para kiai dan leluhur, yaitu mikul dhuwur mendem jero sebagai pedoman dalam membangun kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Kehadiran Presiden, Menhan, serta segenap Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus bersinergi dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat serta memperkokoh ketahanan nasional, baik secara sosial maupun spiritual. (Biro Infohan Setjen Kemhan)