03/06/2026 | Press release | Distributed by Public on 03/05/2026 21:32
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1618 |
-0.13% |
|
GBPUSD |
1.3370 |
-0.25% |
|
AUDUSD |
0.7032 |
-0.37% |
|
NZDUSD |
0.5912 |
-0.34% |
|
USDJPY |
157.38 |
0.15% |
|
USDCHF |
0.7802 |
0.13% |
|
USDCAD |
1.3657 |
0.14% |
|
GOLDUD |
5,090.81 |
0.84% |
|
COFU |
79.08 |
0.42% |
|
USD/IDR |
16,881 |
0.15% |
Jumat, 06 Maret 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini, harga minyak terpantau bergerak menguat mendekati level $80 per barel, didukung oleh situasi perang yang semakin memanas di Timur Tengah. Di sisi lain, upaya tim administrasi Trump untuk menstabilkan lonjakan harga energi menjadi katalis yang membatasi kenaikan harga.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada hari Kamis mengatakan bahwa Iran melakukan kesalahan jika percaya bahwa AS tidak dapat mempertahankan perang yang sedang berlangsung, dan menambahkan bahwa perang melawan Teheran baru saja dimulai. Selain itu, Hegseth juga mengatakan bahwa AS memiliki persediaan amunisi yang penuh serta tekad yang teguh untuk melawan Iran.
Dari Iran, pasukan militer Teheran dilaporkan telah melancarkan tiga rudal yang menargetkan markas besar kelompok Kurdi yang berbasis di Irak utara, setelah mendapat laporan bahwa AS berupaya mempersenjatai gerilyawan Kurdi Iran untuk bergabung dalam perang melawan Iran, kata Ali Larijani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada hari Kamis.
Masih dari Timur Tengah, menyusul gelombang serangan Israel terhadap Iran, militer Israel pada hari Kamis mengeluarkan perintah evakuasi mendesak yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk seluruh warga di pinggiran selatan Beirut yang menjadi wilayah kekuasaan Hizbullah, kata juru bicara militer Kolonel Avichay Adraee. Perintah evakuasi tersebut sekaligus menandai pertama kalinya militer Israel menyerukan evakuasi ke wilayah yang luas di ibu kota Lebanon.
Sementara itu, para penasihat Presiden AS Donald Trump tengah mengembangkan rencana komprehensif untuk mengatasi kenaikan tajam harga energi akibat perang dengan Iran. Kepala dewan energi Gedung Putih, Doug Burgum, pada hari Jumat menyatakan bahwa pemerintah AS siap menggunakan mekanisme intervensi pasar langsung dan alat strategis jangka panjang, termasuk jaminan asuransi negara untuk kapal tanker dan pengawalan angkatan laut di Selat Hormuz.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $82 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $77 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
20:30 |
USA - Retail Sales MoM |
-0.3% |
0% |
|
|
20:30 |
USA - Unemployment Rate |
4.3% |
4.3% |
|
|
22:00 |
USA - Business Inventories MoM |
0.15 |
0.1% |