ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange

03/11/2026 | Press release | Distributed by Public on 03/10/2026 21:32

Pelemahan Dolar dan Volatilitas Energi Dorong Penguatan Emas

Pelemahan Dolar dan Volatilitas Energi Dorong Penguatan Emas
Wednesday, 11 March 2026

INDIKATOR HARGA

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1610

0.16%

GBPUSD

1.3418

0.22%

AUDUSD

0.7118

0.45%

NZDUSD

0.5928

0.12%

USDJPY

158.03

0.19%

USDCHF

0.7778

-0.12%

USDCAD

1.3579

-0.07%

GOLDUD

5190.10

0.63%

USD/IDR

16,874

0.00%

Fokus Emas:

  1. Ketidakpastian geopolitik Timur Tengah dan volatilitas pasar energi
  2. Pelemahan dolar AS dan ekspektasi kebijakan moneter The Fed menjelang rilis data inflasi AS

Rabu, 11 Maret 2026- Harga emas naik ke kisaran US$5.191 per troy ons pada awal sesi perdagangan didukung meningkatnya ketidakpastian geopolitik serta volatilitas di pasar energi global. Sentimen pasar dipengaruhi oleh pernyataan yang saling bertentangan dari pejabat Amerika Serikat terkait konflik dengan Iran yang memicu fluktuasi pada harga minyak dan pergerakan mata uang. Ketidakjelasan arah kebijakan tersebut mendorong volatilitas pasar energi, sementara indeks dolar AS melemah sekitar 0,1%, memberikan dukungan bagi harga emas.

Di sisi lain, Pentagon menegaskan bahwa operasi militer terhadap Iran akan terus berlanjut hingga tujuan strategis tercapai, menunjukkan sikap yang lebih agresif dibandingkan sinyal sebelumnya dari Presiden Donald Trump yang sempat menyatakan konflik berpotensi segera mereda. Meskipun demikian, volatilitas harga energi tetap menjadi perhatian utama pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi prospek inflasi global serta ekspektasi kebijakan moneter bank sentral utama.

Pelemahan dolar AS juga meningkatkan daya tarik emas bagi investor global karena membuat harga logam mulia tersebut relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Saat ini pelaku pasar menantikan rilis data inflasi AS, termasuk Consumer Price Index (CPI) yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat serta Personal Consumption Expenditures (PCE) pada akhir pekan yang akan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan Federal Reserve. Bank sentral AS sendiri diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan 17-18 Maret, sementara arah kebijakan selanjutnya akan sangat bergantung pada perkembangan inflasi dan kondisi pasar tenaga kerja.

Secara teknikal, level support terdekat untuk harga emas berada di kisaran $5.127 hingga $5.061, sedangkan resistance terdekat terletak di $5.248 hingga $5.303. Jika tekanan jual meningkat, support lebih dalam terlihat di $4.940, sementara resistance jangka menengah berada di area $5.424.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

3:30am

USD

API Weekly Statistical Bulletin

-

-

-

7:30pm

USD

Core CPI m/m

-

0.2%

0.3%

7:30pm

USD

CPI m/m

-

0.3%

0.2%

7:30pm

USD

CPI y/y

-

2.4%

2.4%

7:30pm

USD

FOMC Member Bowman Speaks

-

-

-

9:30pm

USD

Crude Oil Inventories

-

2.8M

3.5

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Gold Daily Newsletter

ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange published this content on March 11, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on March 11, 2026 at 03:32 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]