06/09/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/10/2026 21:21
London, Inggris - Perkenalkan ekosistem digital dan adaptasi AI di Indonesia yang semakin maju, Kedutaan Besar Republik Indonesia di London, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, berpartisipasi dalam London Tech Week 2026.
Tahun ini merupakan kali pertama hadirnya Paviliun Indonesia di London Tech Week yang berlokasi di booth 420, London Olympia. Sebanyak enam perusahaan startup asal Indonesia turut memamerkan inovasinya di Paviliun tersebut, mulai dari sektor healthtech, platform pembelajaran berbasis AI, hingga teknologi yang mendukung smart city. Para startup ini menampilkan inovasi dan talenta terbaik mereka guna menarik potensi kemitraan, kolaborasi, maupun investasi terhadap karyanya yang dikembangkan di Indonesia.
Indonesia merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan memiliki ekosistem startup yang sangat dinamis. Dengan lebih dari 2.400 startup, Indonesia menunjukkan kapasitasnya dalam membangun teknologi yang mampu berkembang secara luas. Nilai ekonomi digital Indonesia mencapai lebih dari USD 90 miliar pada tahun 2024 dan diproyeksikan mencapai USD 200-300 miliar pada tahun 2030, menjadikan Indonesia sebagai salah satu ekonomi digital terbesar di kawasan.
Pada 8 Juni 2026, Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya, bersama Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Edwin Hidayat Abdullah, secara resmi telah membuka Paviliun Indonesia pertama di London Tech Week. Dalam sambutannya, Duta Besar menyampaikan: "(Partisipasi Indonesia di London Tech Week) menunjukkan pentingnya peran startup dalam memperkuat perekonomian Indonesia melalui peningkatan riset dan pengembangan serta ekonomi digital,". ujarnya.
Sementara itu, Dirjen Edwin Hidayat menegaskan bahwa langkah ini menjadi ajang pembuktian kapasitas talenta dalam negeri di panggung global. "Ini merupakan langkah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bukan hanya pasar bagi teknologi, tetapi juga memiliki talenta-talenta unggul, inovasi yang baik, dan kesiapan untuk menghadapi perkembangan ekonomi masa depan," ungakapnya.
Selama London Tech Week berlangsung, delegasi Indonesia juga akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk mempromosikan startup teknologi Indonesia. Pada 9 Juni 2026, para startup Indonesia akan melakukan pitching kepada para pendiri perusahaan, investor, pembuat kebijakan, dan pemimpin ekosistem dari Inggris melalui sesi Masterclass di London Olympia.
Indonesia juga akan berpartisipasi dalam Fringe Event London Tech Week pada 10 Juni 2026, dengan mengangkat tema pertumbuhan AI dan talenta digital Indonesia melalui fireside chat dan diskusi panel.
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di London