03/17/2026 | Press release | Distributed by Public on 03/17/2026 08:47
Jakarta - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Donny Ermawan Taufanto mewakili Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Kementerian yang dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Rapat strategis ini digelar di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Jakarta, pada Selasa (17/3/2026).
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memformulasikan rencana rekrutmen pengawak program strategis Presiden, yang meliputi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan, Sekolah Terintegrasi, serta program prioritas lainnya. Selain itu, rapat juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap postur kepegawaian aparatur negara guna memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pelaksanaan program-program tersebut. Rekrutmen akan dilaksanakan secara selektif dan terpusat, dengan tetap memperhatikan keseimbangan postur fiskal negara.
Pemetaan kebutuhan SDM difokuskan pada pengisian tenaga krusial, antara lain pemenuhan tenaga medis dan dokter gigi di 4.000 puskesmas daerah 3T, pemerataan tenaga pendidik, serta pengawakan operasional untuk 30.000 KDKMP dan revitalisasi ribuan Kampung Nelayan. Strategi pemenuhan kuota akan disesuaikan dengan jumlah ASN yang memasuki batas usia pensiun setiap tahunnya.
Pada kesempatan tersebut, Mensesneg menekankan bahwa rekrutmen SDM untuk program prioritas presiden didesain sebagai bagian penataan secara nasional dan terintegrasi. Perbaikan proses rekrutmen menyangkut kesesuaian kompetensi, jenis jabatan serta penempatan lokasi secara tepat.oleh karenanya akan dibentuk panitia nasional rekrutmen SDM yang dikoordinir oleh Kemenpan-RB.
Selanjutnya, Kemhan RI akan berperan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (Diklat) dengan pertimbangan kesiapan lembaga pendidikan di masing-masing matra TNI dan Polri serta kurikulum yang dimiliki.
Ditegaskan bahwa, Kemhan RI siap berkolaborasi dalam melaksanakan Pendidikan serta Pelatihan SDM guna menyiapkan para pengawak yang memiliki karakter dan kompetensi, agar program strategis presiden dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.
Rapat ini turut dihadiri oleh Mendagri, Menpan RB, Menteri Kesehatan, Menteri Dikdasmen, Menteri KKP, Kepala BKN, serta pimpinan lembaga terkait lainnya. (Biro Infohan Setjen Kemhan)