04/01/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/01/2026 20:34
Tokyo, Jepang - Sejumlah capaian diraih Indonesia dalam rangkaian kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Tokyo, Jepang, (29-31/3). Indonesia berhasil 10 MoU (Memorandum of Understanding) strategis antara pelaku bisnis Indonesia-Jepang, diikuti dengan pertemuan 13 pimpinan perusahaan besar Jepang. Kunjungan ini berhasil mencapai nilai bisnis sebesar $23,63 miliar atau setara Rp380 triliun.
Mengawali kunjungannya di Jepang, Presiden melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, pada Senin, 30 Maret 2026. Selain bertemu dengan Kaisar Naruhito, Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Jepang yang merupakan adik Kaisar Naruhito, Fumihito. Usai melaksanakan pertemuan, Presiden bersama Kaisar Naruhito dan Putra Mahkota Fumihito menghadiri jamuan santap siang kenegaraan.
Sementara itu dalam pertemuan dengan PM Jepang Sanae Takaichi, dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral yang digelar di Istana Akasaka, Tokyo, pada Selasa, 31 Maret 2026, kedua pemimpin menyampaikan komitmen kuat untuk memperdalam hubungan bilateral Indonesia dan Jepang. Penguatan kerja sama ini terbuka luas bagi partisipasi Jepang dalam pengembangan mineral kritis, serta industrialisasi melalui program hilirisasi.
Indonesia juga mendorong kerja sama dalam pengembangan energi terbarukan dan energi nuklir sebagai bagian dari transisi energi ke depan. Dalam konteks kerja sama regional, Presiden Prabowo turut menyinggung pentingnya penguatan inisiatif Asia Zero Emission Community dengan melibatkan perusahaan-perusahaan Jepang yang telah beroperasi di Indonesia.
"Selain diterima oleh Kaisar Naruhito dan bertemu PM Sanae Takaichi, Presiden juga ikut menyaksikan perjanjian kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang dengan nilai total sebesar 23,63 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp380 triliun. Hal ini menjadi bukti nyata posisi strategis Indonesia di mata Jepang sekaligus menjadi kado jelang 70 tahun persahabatan dan kerja sama Indonesia Jepang," ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Kartini Sjahrir.
Indonesia - Jepang Hasilkan 10 MoU Bisnis Strategis
Rangkaian kunjungan ke Jepang ini turut menghasilkan 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan perjanjian kerja sama strategis antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang pada Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Imperial Hotel Tokyo, Senin, 30 Maret 2026. Kesepakatan yang tercapai dalam forum tersebut memiliki nilai total sebesar 23,63 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp380 triliun.
Kunjungan juga dilanjutkan dengan pertemuan dengan 13 pimpinan perusahaan besar Jepang di Tokyo pada Selasa, 31 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah untuk memperkuat kerja sama investasi, khususnya dalam mendorong hilirisasi industri sebagai prioritas nasional serta memperkokoh posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Sebagai bagian dari penutup kunjungan dilakukan pertemuan dengan diaspora Indonesia di Jepang. Pertemuan juga dihadiri oleh taruna Indonesia yang sedang menempuh studi di National Defense Academy (NDA) Japan.
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo