04/01/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/01/2026 22:21
Manila, Filipina - Pencak Silat sebagai salah satu aset diplomasi soft power Indonesia terus diperkenalkan di kancah internasional. Dalam rangka memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Filipina, KBRI Manila menghadirkan kelas pencak silat gratis yang terbuka untuk umum. Sebanyak 35 peserta telah terdaftar dan mengikuti kelas perdana yang dilaksanakan pada Sabtu (28/3).
Kelas Pencak Silat diselenggarakan secara rutin setiap hari Sabtu, pukul 15.30 hingga 17.00 waktu setempat, dan diadakan di Ruang Nusantara, KBRI Manila. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi KBRI Manila dengan Philsilat Sports Association.
Kelas Pencak Silat dipandu oleh dua pelatih profesional, yaitu Bapak Andi Zulkarnaen dan Ibu Ellvia Zahara. Mereka merupakan Warga Negara Indonesia yang menjadi pelatih Tim Nasional Pencak Silat di Filipina. Kehadiran pelatih berpengalaman ini diharapkan dapat memberikan pembinaan yang berkualitas bagi para peserta.
Pada pembukaan kelas Pencak Silat, KUAI RI Manila, Ibu Victorina Dewayani menyampaikan bahwa Pencak Silat sebagai olahraga tradisional Indonesia tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, serta memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada para peserta. Pembukaan Kelas Pencak Silat merupakan salah satu upaya (flagship program) KBRI untuk mempromosikan Pencak Silat di Filipina sebagai aset diplomasi soft power Indonesia dan mendukung upaya pemerintah untuk memajukan Pencak Silat di panggung global.
Seluruh peserta hadir dengan penuh antusiasme dalam sesi pembuka yang diawali dengan materi dasar pencak silat. Para peserta terdiri dari diaspora Indonesia, yang menunjukkan tingginya minat terhadap pelestarian budaya bangsa di luar negeri.
Sebagai bentuk dukungan penuh dan dengan semangat kolaborasi, Sekretaris Jenderal Philsilat Sports Association turut hadir dalam acara pembukaan kelas Pencak Silat KBRI Manila. Pihaknya menyampaikan bahwa tingkat ketertarikan dan minat masyarakat Filipina untuk belajar pencak silat sangat tinggi. Namun demikian, Filipina belum banyak memiliki "padepokan" yang mengajarkan olahraga tersebut bagi masyarakat umum, sehingga pembukaan kelas Pencak Silat di KBRI Manila diharapkan dapat juga dibuka dan diikuti oleh Filipino.
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Manila