06/29/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/30/2026 09:03
Bretagne, Prancis - Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, meresmikan Taman Indonesia "Jardin Indonésien - I Ketut Wirta" di kompleks wisata Tropical Parc, Saint-Jacut-les-Pins, wilayah Bretagne, Prancis, pada Sabtu (27/6). Taman tematik seluas lebih dari satu hektar ini diproyeksikan menjadi simpul diplomasi budaya dan promosi pariwisata permanen terbesar di kawasan barat laut Prancis.
Taman ini mengintegrasikan arsitektur tradisional dan vegetasi khas Nusantara yang dibangun atas kolaborasi keluarga Gicquel (pengelola Tropical Parc) dengan para perajin dari Bali, Lombok, Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Toraja. Nama "I Ketut Wirta" disematkan sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh lokal yang menginspirasi pendirian taman ini.
Jardin Indonésien menampilkan replika autentik rumah adat NTT, rumah Toraja, rumah Joglo, lumbung padi (jineng) khas Bali, stupa yang terinspirasi Candi Borobudur, serta lanskap sawah terasering yang dikelilingi ribuan tanaman tropis.
Dalam sambutannya, Duta Besar Mohamad Oemar menyampaikan apresiasi atas dedikasi manajemen Tropical Parc dalam mewujudkan "jendela menuju Indonesia" ini di Prancis.
"Hari ini, kita tidak hanya meresmikan sebuah taman yang indah tetapi kita merayakan persahabatan panjang antara Indonesia dan Prancis. Taman Indonesia ini adalah jembatan yang menghubungkan kedua bangsa melalui budaya, alam, dan rasa saling menghormati," ujar Dubes Oemar.
Perwakilan pengelola Tropical Parc, Erven Gicquel, menyatakan bahwa taman ini merupakan hasil eksplorasi budaya dan kerja keras selama lebih dari empat dekade untuk menghadirkan sejarah serta filosofi warisan Nusantara kepada masyarakat Eropa. Dukungan juga disampaikan oleh Wali Kota Saint-Jacut-les-Pins, Sophie Bouchon, yang menilai kehadiran taman ini memperkuat identitas wilayahnya sebagai destinasi wisata internasional yang unik.
Acara peresmian ini dihadiri oleh sekitar 150 undangan yang terdiri dari otoritas regional, pelaku sektor pariwisata, pelaku usaha, media, serta diaspora Indonesia, disertai suguhan pertunjukan seni tari dan musik tradisional.
Dengan volume kunjungan Tropical Parc yang mencapai lebih dari 100 ribu wisatawan setiap tahunnya, Jardin Indonésien diharapkan menjadi media promosi yang efektif dalam meningkatkan citra positif dan kunjungan pariwisata ke Indonesia. Ke depan, kawasan ini akan terus dikembangkan melalui rencana pembangunan Museum Seni Tradisional Indonesia yang ditargetkan rampung pada tahun 2027. KBRI Paris berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pusat kebudayaan ini guna mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact) kedua negara.
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris