Results

ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange

02/20/2026 | Press release | Distributed by Public on 02/19/2026 22:45

Laju Minyak Kian Menguat Menyusul Ultimatum Trump

Laju Minyak Kian Menguat Menyusul Ultimatum Trump
Friday, 20 February 2026

Indikator Harga

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1773

-0.12%

GBPUSD

1.3471

-0.17%

AUDUSD

0.7067

-0.40%

NZDUSD

0.5970

-0.27%

USDJPY

154.99

0.19%

USDCHF

0.7747

0.15%

USDCAD

1.3678

0.12%

GOLDUD

5,000.80

0.28%

COFU

66.72

-0.28%

USD/IDR

16,879

0.24%

Fokus Crude Oil:

  • Kilang minyak Venezuela telah berhasil meningkatkan operasi pemrosesan hingga 35% dari kapasitas terpasangnya.
  • Trump ancam hal yang sangat buruk akan terjadi jika kesepakatan nuklir Iran tidak tercapai dalam waktu 10 hingga 15 hari.

************************************************************

Jumat, 20 Februari 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish menyusul berita peningkatan aktivitas kilang di Venezuela yang berpotensi mendorong peningkatan pasokan minyak dari negara Amerika selatan itu. Meski demikian, ketegangan antara AS dengan Iran yang makin meningkat memicu kehawatiran akan potensi perang baru di wilayah Timur Tengah.

Kilang-kilang minyak Venezuela, yang dioperasikan oleh perusahaan energi negara PDVSA, dilaporkan telah beroperasi sekitar 35% dari kapasitas terpasangnya sebesar 1,29 juta bph, ungkap sumber pekerja di fasilitas tersebut pada hari Kamis. Produksi minyak negara Amerika Selatan itu telah pulih menjadi sekitar 1 juta bph bulan ini, sehingga dengan meningkatnya kapasitas pemrosesan kilang akan turut mendorong peningkatan output minyak Venezuela lebih lanjut.

Sementara itu, kekhawatiran akan terjadinya perang AS dan Iran terus meningkat setelah Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis melontarkan ancaman bahwa hal-hal yang sangat buruk akan terjadi, jika Iran tidak mencapai kesepakatan mengenai program nuklir dalam tenggat waktu 10 hingga 15 hari kedepan. Ultimatum Trump itu muncul tak lama setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan balasan keras jika Iran melakukan kesalahan dan melakukan penyerangan.

Menanggapi ancaman ultimatum Trump, Iran mengatakan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Kamis bahwa Teheran akan mempertimbangkan pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan itu sebagai target yang sah jika menghadapi agresi militer. Di hari yang sama, Iran dilaporkan melakukan latihan angkatan laut bersama dengan Rusia di Teluk Oman, yang menjadi jalur penting lalu lintas kapal tanker minyak global, menurut sebuah kantor berita lokal, tepat beberapa hari setelah Iran menutup sementara Selat Hormuz untuk latihan militer.

Dari sisi pasokan, dalam laporan yang dirilis oleh EIA menunjukkan stok minyak mentah AS turun sebesar 9 juta barel pada pekan yang berakhir 13 Februari, di luar ekspektasi awal yang memperkirakan stok akan naik sebesar 2 juta barel, dan sekaligus menandai penurunan terbesar dalam lima bulan. Untuk stok bensin dilaporkan turun sebesar 3 juta barel, melebihi prediksi awal yang memperkirakan penurunan sebesar 300 ribu barel. Laporan stok EIA itu mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar energi AS.

Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $69 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $64 per barel.

DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Data

Aktual

Ekspektasi

Sebelumnya

20:30

USA - GDP Growth Rate QoQ

3%

4.4%

20:30

USA - PCE Price Index MoM

0.3%

0.2%

20:30

USA - Real Consumer Spending QoQ

2.6%

3.5%

21:45

USA - S&P Global Manufacturing PMI Flash

52.6

52.4

21:45

USA - S&P Global Services PMI Flash

53

52.7

22:00

USA - Michigan Consumer Sentiment Final

57.3

56.4

22:00

USA - New Home Sales MoM

-2.8%

-0.1%

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Crude Oil Daily Newsletter

ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange published this content on February 20, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on February 20, 2026 at 04:45 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]