09/02/2026 | Press release | Distributed by Public on 09/01/2026 22:47
Key Takeaway
Bitcoin Update Hari Ini
Pergerakan Bitcoin hari ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan AS terhadap Iran dan operasi balasan dari Iran.
BTC tercatat turun 1,85% dalam 24 jam terakhir ke level $77.235. Bitcoin juga sempat turun ke $76.000 setelah laporan serangan balasan Iran.
Di saat yang sama, total kapitalisasi pasar aset kripto melemah 2% menjadi $2,58 triliun, sementara dominasi Bitcoin berada di level 60,10%.
Pasar selanjutnya mencermati perkembangan konflik AS-Iran, harga minyak, data inflasi, serta keputusan The Fed yang dapat memengaruhi pergerakan Bitcoin.
Bitcoin Turun ke $77.000 Usai Serangan AS ke Iran
Bitcoin (BTC) kembali melemah dalam 24 jam terakhir di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. BTC turun 1,85% dan berada di level $77.235 atau sekitar Rp1,37 miliar.
Sementara itu, dominasi pasar Bitcoin (BTC.D) berada di level 60,10%. Total kapitalisasi pasar aset kripto juga melemah 2% menjadi $2,58 triliun.
Bitcoin turun ke sekitar $77.000 pada Rabu pagi setelah Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan militer presisi terhadap sejumlah fasilitas di Iran pada Selasa (1/9) siang waktu setempat.
Sejumlah pejabat AS sebelumnya mengonfirmasi operasi tersebut kepada Fox News dan Faytuks Network. Setelah itu, CENTCOM secara resmi menyatakan bahwa serangan menargetkan infrastruktur Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Bandar Abbas, Pulau Qeshm, Chabahar, dan Bandara Jiroft.
Eskalasi tersebut turut mendorong harga minyak naik hingga menembus $90 per barel. Kondisi ini memicu likuidasi posisi long aset kripto senilai sekitar $115 juta hanya dalam satu jam dan turut menekan harga Bitcoin dan Ethereum.
BTC Sempat Anjlok ke $76.000
Ketegangan geopolitik kembali meningkat pada Rabu (2/9) dini hari setelah kantor berita Tasnim melaporkan bahwa angkatan bersenjata Iran melancarkan operasi balasan terkoordinasi.
Operasi tersebut menggunakan rentetan rudal dan drone Shahed-136 yang menargetkan pangkalan serta kepentingan militer AS di kawasan Teluk Persia.
Perkembangan ini turut menyeret harga Bitcoin hingga sempat berada di level $76.000 sebelum kembali bergerak di sekitar $77.000.
Harga Minyak dan Kebijakan The Fed Jadi Perhatian Pasar
Lonjakan harga minyak menambah kekhawatiran terhadap inflasi dan tekanan terhadap kebijakan The Fed. Kondisi tersebut juga memengaruhi pasar yang lebih luas, termasuk saham AS dan yield Treasury.
Investor kini menantikan data inflasi dan keputusan The Fed mendatang untuk melihat perkembangan selanjutnya bagi Bitcoin.
AS Siapkan Sanksi Baru terhadap Iran
Ketegangan antara AS dan Iran juga berlanjut melalui kebijakan ekonomi. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa pemerintah akan menerapkan kebijakan zero tolerance dan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.
Dalam pernyataannya di sela pertemuan menteri keuangan G20 di Asheville, North Carolina, pada Selasa (1/9), Bessent mengatakan bahwa paket sanksi baru akan diumumkan pekan ini.
Sanksi tersebut menyasar sektor perbankan yang melakukan transaksi dengan Iran. Setelah itu, langkah pengetatan tambahan juga akan diumumkan pada pekan depan.
Trading Bitcoin dan Kripto Potensial Lainnya di Ajaib Kripto
Pantau pergerakan Bitcoin dan aset kripto lainnya, lalu lakukan trading kripto dengan mudah di Ajaib Kripto. Download Ajaib sekarang.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.