08/07/2026 | Press release | Distributed by Public on 08/07/2026 03:33
Tokyo, Jepang - Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, Nurmala Kartini Sjahrir, menyaksikan penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (PT MITJ) dan Nippon Signal Co., Ltd. mengenai teknologi telekomunikasi dan persinyalan transportasi di KBRI Tokyo (03/08). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT MITJ, Fuad I. Z. Fachroeddin, bersama Overseas Manager Nippon Signal Co., Ltd., Kota Kinugasa. Mengusung semangat "The Japanese Precision, Indonesian Trust: Advancing Railway Safety for Indonesia", HoA ini menjadi landasan kolaborasi kedua perusahaan dalam meningkatkan standar keselamatan serta modernisasi sistem perkeretaapian nasional.
Penandatanganan tersebut merupakan bagian dari rangkaian PT MITJ Business Matching Forum yang diselenggarakan atas kerja sama KBRI Tokyo dan PT MITJ. Forum ini mempertemukan PT MITJ bersama mitra strategisnya, PT Duta Sarana Perkasa (Dusaspun), dengan lebih dari sepuluh perusahaan Jepang guna menjajaki kemitraan pada proyek Precast Tunnel Segment MRT Jakarta Fase 3 (Jalur Timur-Barat). Sektor kolaborasi mencakup industri precast, Transit Oriented Development (TOD), dan teknologi perkeretaapian, yang didukung oleh skema pinjaman ODA Jepang melalui JICA senilai lebih dari 140 miliar yen.
Dalam sambutannya, Dubes Kartini menyampaikan bahwa rekam jejak kerja sama transportasi Indonesia-Jepang yang sukses pada MRT Jakarta kini memasuki babak baru.
"MRT Jakarta adalah simbol nyata persahabatan Indonesia dan Jepang. Kemitraan yang ditandatangani hari ini menunjukkan bahwa kerja sama kita tidak berhenti pada konstruksi, tetapi menjangkau teknologi keselamatan dan persinyalan yang menjaga jutaan penumpang setiap harinya. KBRI Tokyo siap menjadi jembatan bagi setiap kemitraan Indonesia-Jepang yang lahir dari forum ini," ujar Dubes Kartini.
Sementara itu, Direktur Utama PT MITJ Fuad I. Z. Fachroeddin menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis menghadirkan keselamatan kelas dunia di kawasan Jabodetabek. "Presisi teknologi Jepang yang dipadukan dengan kepercayaan dan kebutuhan Indonesia akan melahirkan sistem transportasi yang lebih aman, andal, dan terintegrasi. Head of Agreement ini menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang antara PT MITJ dan Nippon Signal," ungkap Fuad. Rangkaian forum diakhiri dengan presentasi teknis proyek Precast Tunnel Segment MRT Jakarta Fase 3 serta sesi business matching satu-per-satu antara delegasi Indonesia dan jajaran pengusaha Jepang.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong arus investasi serta alih teknologi maju dari Jepang ke Indonesia, sekaligus memperkokoh hubungan bilateral di sektor infrastruktur transportasi berkelanjutan.
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo