Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia

06/03/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/03/2026 08:44

Menko Airlangga Dorong Penguatan Hubungan RI - Finlandia, Pacu Kolaborasi Teknologi Tinggi dan Dukungan Aksesi OECD

Menko Airlangga Dorong Penguatan Hubungan RI - Finlandia, Pacu Kolaborasi Teknologi Tinggi dan Dukungan Aksesi OECD

03 Jun 2026 21:40

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS
HM.02.04/179/SET.M.EKON.3/06/2026

Menko Airlangga Dorong Penguatan Hubungan RI - Finlandia, Pacu Kolaborasi Teknologi Tinggi dan Dukungan Aksesi OECD

Paris, 3 Juni 2026

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Finlandia memasuki babak baru yang semakin strategis. Kedua negara sepakat untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor kunci, mulai dari transformasi digital, hilirisasi industri mineral, hingga penguatan program kesejahteraan sosial nasional. Di sela-sela acara OECD Ministerial Council Meeting 2026 atau Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD Tahun 2026 di Paris, Menko Airlangga mengadakan pertemuan dengan Ville Tavio, Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Pembangunan Finlandia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan teknologi yang dimiliki masing-masing negara. Saat ini, sekitar 30 perusahaan Finlandia telah menanamkan investasi yang cukup besar di Indonesia, dan lebih dari 200 perusahaan terwakili dalam berbagai proyek strategis. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan jaringan 5G/6G, komputasi kuantum, ekosistem semikonduktor, hingga pembangunan kota cerdas (smart city).

Di sektor industri, raksasa telekomunikasi Nokia dan mitranya NVIDIA tengah aktif membangun pusat data di Indonesia. Langkah ini selaras dengan agenda prioritas Indonesia untuk melakukan hilirisasi mineral. Salah satu bukti nyata adalah keterlibatan teknologi perusahaan Finlandia, Metso, dalam pembangunan fasilitas peleburan (smelter) tembaga di Gresik, Jawa Timur, untuk memproduksi katoda tembaga berkualitas tinggi.

Menko Airlangga menegaskan pentingnya kolaborasi yang saling menguntungkan dalam membangun kedaulatan digital dan ekonomi nasional.

"Indonesia berkomitmen penuh untuk memajukan manufaktur berbasis kecerdasan buatan (AI) dan IoT. Namun, dalam membangun infrastruktur telekomunikasi, kita membutuhkan mitra penyedia teknologi yang tepercaya demi menjaga kedaulatan serta keamanan nasional. Selain itu, kami juga berharap pasar Finlandia dan Uni Eropa dapat terbuka lebar bagi produk katoda tembaga Indonesia yang sangat dibutuhkan untuk industri elektronika global," tegas Menko Airlangga.

Selain teknologi dan industri, kemitraan kedua negara menyentuh aspek sosial yang sangat krusial, yaitu berbagi pengalaman dalam program makanan bergizi untuk anak sekolah. Kesuksesan Finlandia yang telah menggratiskan makan siang di sekolah sejak tahun 1940-an, dan delegasi Indonesia juga telah berkunjung ke Finlandia untuk mempelajari sistem dapur pusat (central kitchen) yang efisien.

Indonesia kini tengah mengadopsi model tersebut guna menyukseskan program skala besar yang ditargetkan mampu menyasar hingga 80 juta jiwa. Pemerintah Finlandia menyambut baik hal ini dan berencana membawa produsen peralatan dapur modern untuk membantu mengatasi tantangan logistik penyediaan makanan di wilayah terpencil dan kepulauan di Indonesia.

Untuk memastikan semua rencana berjalan lancar, kedua negara telah menyusun langkah konkret guna mengatasi hambatan perdagangan seperti penyelarasan regulasi yang terkait dengan local-content atau tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), serta mempersiapkan kunjungan tingkat menteri dari Finlandia ke Jakarta. Pertemuan lanjutan dijadwalkan akan dilangsungkan di Jakarta pada 12 Oktober 2026 untuk mematangkan seluruh kerangka kerja sama ini.

Pada kesempatan tersebut Menteri Finlandia menegaskan kembali kepada Menko Airlangga, dukungan dari Finlandia untuk aksesi Indonesia menjadi Anggota OECD dan dukungan untuk percepatan ratifikasi dokumen perjanjian Indonesia - EU CEPA.

Ikut mendampingi Menko Airlangga pada kunjungan kerja dan kegiatan di Paris dan Brussels yakni Duta Besar RI di Paris Mohamad Oemar, Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, dan Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi Internasional dan Investasi, Edi Prio Pambudi. (dep2/nov/tam)

***

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Susiwijono Moegiarso

Website: www.ekon.go.id
Twitter, Instagram, Facebook, TikTok, Threads, & YouTube: @PerekonomianRI
Email: [email protected]
LinkedIn: Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia

Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia published this content on June 03, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on June 03, 2026 at 14:44 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]